alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ditubruk Kereta Api, Ertiga 4 Penumpang Ringksek

Hairul Alwan Selasa, 13 April 2021 | 13:08 WIB

Ditubruk Kereta Api, Ertiga 4  Penumpang Ringksek
Suzuki R3 ringsek akibat ditabrak kereta (Suara.com/Adi Mulyadi)

Kendaraan yang dikemudikan Jimi dengan 4 orang penumpang di dalamnya terpental sejauh kurang lebih 10 meter dari titik lokasi.

SuaraBanten.id - Ditubruk kereta api, Ertiga  berpenumpang 4 orang ringsek. Kecalakaan  Ertiga berpenumpang 4 orang itu terjadi di Lingkungan Kubang Sepat, Kelurahan Citangkil, Kecamatan Citangkil, Selasa (13/4/2021).

Peristiwa bermula, sekira pukul 09.30 WIB mobil Suzuki Ertiga dengan Nopol A 1837 T yang di kendarai Jimi warga kubang sepat, melaju dari arah Jl. Sunan Syahrir menuju jalan raya.

Disaat yang bersamaan, datang kereta api penumpang melaju dari arah Rangkasbitung menuju Merak, kecelakaan pun tidak terhindarkan.

Kendaraan yang dikemudikan Jimi dengan 4 orang penumpang di dalamnya terpental sejauh kurang lebih 10 meter dari titik lokasi.

Baca Juga: Aduh! Jalan Menuju RSUD Kota Cilegon Rusak, Berlubang dan Berlumpur

Kondisi kendaraan rusak parah pada bagian depan, sementara penumpang yang berada di dalam mobil hanya mengalami luka ringan, beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.

Kepala Unit (Kanit) Kecelakaan Lalu Lintas Polres Kota Cilegon Iptu M Gultom mengatakan, kecelakaan terjadi sekira pukul 09.30 WIB. Jenis kendaraan R3 dengan nopol A 1837 T.

"Penumpang didalamnya ada 4 orang, dan tidak dilarikan ke rumah sakit korban saat ini langsung pulang karena cuma luka ringan," katanya.

Kata Gultom, kendaraan saat melaju melewati perlintasan kereta api tidak berpalang pintu, disaat bersamaan datang kereta dari arah Rangkas menuju Merak, kecelakaan pun tidak terhindarkan.

"Depan mobilnya kena senggol kereta, alhamdullilah tidak ada korban jiwa,"

Baca Juga: Wali Kota Cilegon Ngider ke Pasar, Suruh Push Up yang Tak Pakai Masker

Peristiwa kecelakaan tersebut saat ini tengah ditangani Satlantas Polres Cilegon guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait