alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Ojol Tertotis Ciputat Ngaku Simpatisan FPI, Aziz Yanuar: Sudah Dikeluarkan

Hairul Alwan Senin, 05 April 2021 | 12:06 WIB

Ojol Tertotis Ciputat Ngaku Simpatisan FPI, Aziz Yanuar: Sudah Dikeluarkan
Kuasa Hkum FPI Aziz Yanuar di Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin, (14/12/2020)

"Mengenai ada klaim dari eks anggota FPI yang pernah gabung FPI dulu dan saat ini menjadi terduga pelaku teror, maka itu namanya framing jahat," kata Aziz.

SuaraBanten.id - Driver ojek online (ojol) teroris yang ditangkap di kontrakan MNM yang berada di Jalan Cirendeu Indah IV, Ciputat, Tangerang Selatan mengaku dirinya merupakan simpatisan Front Pembela Islam alias FPI.

Namun, Kuasa Hukum Habib Rizieq Shihab atau HRS, Aziz Yanuar besuara terkait terduga teroris yang mengaku sebagai simpatisan Front Pembela Islam alias FPI itu.

Aziz Yanuar memastikan FPI telah bubar, sehingga hal itu menurutnya sebuah framing jahat.

"Mengenai ada klaim dari eks anggota FPI yang pernah gabung FPI dulu dan saat ini menjadi terduga pelaku teror, maka itu namanya framing jahat," kata Aziz kepada wartawan, Senin (5/4/2021).

Baca Juga: Munarman Dituding Berencana Ledakan Bom Saat Pesidangan HRS, Faktanya?

Aziz Yanuar mengungkapkan, saat FPI belum dibubarkan, organisasi masyarakat itu pastinya sudah mengeluarkan orang-orang yang memiliki pemahaman radikal.

"Orang orang yang sok radikal radikul dan ngotot mau-maunya sendiri pasti sudah dikeluarkan dari FPI. Dan orang orang tersebut tidak diterima di tubuh FPI yang wasathiah," ujarnya.

Seperti pemberitan sebelumnya, Ahmad Juniaidi alias AJ (47), terduga teroris yang diringkus Densus 88 Antiteror Polda Metro Jaya pada Senin (29/3/2021) lalu, mengakui sebagai simpatisan FPI.

Pengakuan itu diungkapkan Ahmad melalu sebuah video berdurasi 1 menit 52 detik.

Ahmad mengakui menjadi simpatisan FPI sejak sang imam besar, Habib Rizieq kembali ke Tanah Air.

Baca Juga: Terungkap! Pengakuan Ojol Teroris Ciputat Ingin Ledakan Industri Cina

Tak hanya itu, dia juga mengakui tergabung dalam jemaah pengajian Yasin Waratib di bawah pimpinan Habib Husein al Hasni, terduga teroris lainnya di Condet, Jakarta Timur.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait