Lima Orang Dimintai Keterangan, Terkait Penyiraman Air Keras Terhadap Rifna

"Sampai saat ini, ada lima orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi," ungkap Kapolsek Wanasari AKP Mulyono.

Hairul Alwan
Jum'at, 19 Maret 2021 | 08:35 WIB
Lima Orang Dimintai Keterangan, Terkait Penyiraman Air Keras Terhadap Rifna
Rifna, korban penyiraman air keras (SuaraJateng.id)

SuaraBanten.id - Jajaran kepolisian mulai melakukan penyelidikan terkait Rifna Miladianur (16) salah satu siswa SMK di Kabupaten Brebes yang menjadi korban penyiraman air keras.

Diketahui, remaja putri yang tinggal di Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari itu mengalami luka melepuh pada bagian kulit wajah, paha dan keduanya tangannya. Luka itu membuatnya kesulitan untuk bergerak.

‎Kapolsek Wanasari AKP Mulyono mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan terkait insiden penyiraman air keras pada Rifna.

Penyelidikan dilakukan untuk mengungkap pelaku yang menyiram remaja penjual kosmetik itu dengan air keras.

Baca Juga:Janjian COD, Siswa SMK di Brebes Disiram Air Keras

Molyono bahkan sudah memanggil beberapa orang untuk dimintai keterangan terkait perkara tersebut.

"Sampai saat ini, ada lima orang yang kami mintai keterangan sebagai saksi," ungkapnya.

"Sekarang masih berlangsung penyelidikan kasus ini. Saksi itu orang-orang menyaksikan kejadian itu dan juga orang-orang yang kenal dengan korban," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, Rifna Miladianur (16) warga Desa Sisalam, Kecamatan Wanasari menjadi korban penyiraman air keras orang tak dikenal saat melakukan transaksi cash on delivery (COD).

Karena insiden tersebut, siswa SMK di Kabupaten Brebes itu
menderita luka melepuh di sejumlah bagian tubuhnya.

Baca Juga:Bentrok Tawuran di Cipondoh, Wajah Remaja Disiram Air Keras

Rifna mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada 17 Januari 2021 lalu sekitar pukul 20.30 WIB. ‎

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini