Jika menaiki rute Ciboleger, pengunjung akan melalui jalur ramai dengan fasilitas lengkap dan ramah pengunjung. Sementara, jika melintas melalui elf jurusan Cijahe, pengunjung akan melintasi jalan yang rusak dan berlubang.
Namun, jika melalui jalur Cijahe waktu tracking atau jalan kaki menuju Baduy hanya berkisar kurang dari satu jam.
Banyaknya wisatawan yang berkunjung ke Baduy lantaran lokasi tersebut syarat akan nilai-nilai kebudayaan. Baduy pun terbagi menjadi Baduy Luar dan Baduy Dalam.
Warga Baduy Dalam menggunakan pakaian serba putih, sedangkan warga Baduy Luar menggunakan serba hitam.
Baca Juga:Ekonomi Masyarakat Baduy Tak Terganggu Meski Wabah Covid-19 Melanda
Banyak juga spot-spot foto yang instagramable yang bisa diabadikan para pengunjung. Mulai dari jembatan yang berbahan dasar bambu hasil gotong royong warga sekitar.
Pengunjung juga bisa berswafoto di rumah-rumah adat warga Baduy. Tentu dengan meminta izin terlebih dahulu dari pemilik rumah.
Rumah mereka berbentuk seperti rumah panggung berbahan kayu dengan dinding dari anyaman, atap rumah warga Baduy ditutup dengan belit dan pelatarannya dibuat dari tumpukan batu kali kecil.
Pengunjung juga bisa menggunakan sungai yang biasa digunakan warga Baduy sebagai tempat membersihkan diri atau mencuci pakaian untuk spot foto yang Instagramable.
Kontributor : Hairul Alwan
Baca Juga:Cara Warga Baduy Bagikan Bantuan Dari Pemerintah Tanpa Buat Kerumunan