alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rajin Antar Mobil ke Bengkel, Harga Jual Kembali Tetap Tinggi

RR Ukirsari Manggalani | Manuel Jeghesta Nainggolan Selasa, 19 Januari 2021 | 13:58 WIB

Rajin Antar Mobil ke Bengkel, Harga Jual Kembali Tetap Tinggi
Petugas keamanan berjaga di showroom penjualan mobil bekas WTC Mangga Dua, Jakarta, Rabu, (23/9/2020). Sebagai ilustrasi produk mobil bekas [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Sebagai barang investasi, ada cara mempertahankan harga mobil sebelum dijual kembali.

SuaraBanten.id - Kendaraan di rumah, bisa menjadi bagian investasi. Bagaimanakah cara mempertahankan harganya? Untuk mendapat resale value atau harga jual kembali yang menarik, ada serangkaian langkah perlu diperhatikan. Yaitu dibutuhkan perlakuan khusus terhadap mobil yang kelak akan dijual. Berikut adalah pemaparan dari PT Astra Daihatsu Motor atau ADM.

Menurut Corporate Planning and Communication Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM), Elfina Afny, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Di antaranya adalah melakukan perawatan rutin di bengkel resmi. Rutinitas ini tidak bisa ditawar-tawar, jika ingin harga jual kembali mobil tinggi dan mesti dilakukan di bengkel resmi.

"Jadi jangan lakukan perawatan sendiri atau di bengkel umum," tukas Elfina Afny, dalam sesi virtual conference, baru-baru ini.

Baca Juga: Hore, Daihatsu Xenia Ulang Tahun Sweet Seventeen!

Program Rapid Service dari Daihatsu Indonesia [PT Astra Daihatsu Motor].
Program Rapid Service dari Daihatsu Indonesia. Sebagai ilustrasi bengkel resmi [PT Astra Daihatsu Motor].

Selain itu disarankan untuk menggunakan suku cadang orisinal. Hal ini penting karena menggunakan suku cadang asli dari pabrikan membuat kualitasnya terjamin.

Jagalah kondisi eksterior maupun interior mobil tetap prima. Usahakan untuk bebas baret apalagi pernah terendam banjir.

Lebih dari itu, ditegaskan Elfina Afny, bahwa kondisi mobil standar lebih disukai di pasar mobil bekas.

"Hindari penggunaan aksesoris yang terkait dengan kelistrikan secara sembarangan karena bisa menyebabkan fire hazard," terangnya.

Terakhir adalah legalitas dokumen. Ini termasuk pula dengan masa berlaku pajak kendaraan bermotornya.

Baca Juga: Permintaan Daihatsu Xenia Kian Merosot Tergilas Sigra

"Dan sekarang juga termasuk uji emisi," tutup Elfina Afny.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait