Nasib Opang Tua Tergerus Ojol dan Wabah: Pengen Jadi Pemulung Aja

Gedih (65), salah seorang ojek pengkalan dari Tangerang mengaku pendapatannya kian sulit setelah wabah. Ia bahkan berpikir untuk banting stir bekerja jadi pemulung.

M Nurhadi
Selasa, 12 Januari 2021 | 13:20 WIB
Nasib Opang Tua Tergerus Ojol dan Wabah: Pengen Jadi Pemulung Aja
Ilustrasi ojek pangkalan. (Suara.com/Ummi Saleh)

Meski tak terdaftar BST 2021 ini, Gedih mengaku, sebelumnya dia sempat merasakan bantuan sosial berupa sembako.

"Pernah dapat bantuan bentuknya sembako. Orang-orang dapet 6 kali, kita cuma 3 kali," tukasnya.

Dengan penghasilannya yang semakin anjlok sebagai opang, Gedih pun sempat terpikir ingin beralih profesi sebagai pemulung.

"Hari-hari ini, sempet pengen jadi pemulung. Kadang sering gitu, saking susahnya. Ya nggak papa deh malu, yang penting halal dan ada pemasukan," tuturnya.

Baca Juga:Dapat Tip Uang 2000 Dilipat, Driver Ojol Girang Temukan Bonus Didalamnya

Dia berharap, ke depan dirinya bisa ikut serta mencicipi manisnya BST 2021 dari Kementerian Sosial senilai Rp300 ribu itu. Sehingga bisa meringankan kebutuhan pangan sehari-hari untuk dirinya, istri, anak dan cucu-cucunya.

Kontributor : Wivy Hikmatullah

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini