Djamsuri, Pelempar Bom Masjid Al Istiqomah Sering Bakar Kulit Sendiri

Pelempar bom Masjid Al Istiqomah sundut rokok kulit sendiri untuk hilangkan gatal.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 28 Desember 2020 | 07:15 WIB
Djamsuri, Pelempar Bom Masjid Al Istiqomah Sering Bakar Kulit Sendiri
Masjid Al Istiqomah dilempar bom molotov

SuaraBanten.id - Djamsuri, pelempar bom Masjid Al Istiqomah sering bakar kulit sendiri. Kulitnya dibakar dengan cara disundut rokok.

Lelaki berusia 56 tahun itu melempar Masjid Al Istiqomah dengan bom molotov. Pelempar bom Masjid Al Istiqomah sundut rokok kulit sendiri untuk hilangkan gatal.

Kisah tersebut diceritakan Kepala Desa Jatimulya Poniman. Dia mengetahui perisitiwa sundut rokok itu karena adalah warganya sendiri.

Poniman membenarkan pelempar bom molotov itu adalah warga Desa Jatimulya, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Banten.

Baca Juga:Pelempar Bom Masjid Al Istiqomah Belum Tentu Gila, Polisi Tunggu Psikiater

Djamsuri merupakan bapak empat anak. Dia bom Masjid Al Istiqomah yang berlokasi di wilayah, Kapuk, Cengkareng, Jakarta Barat, Sabtu (26/12/2020) malam.

"Iyak itu warga Jatimulya. Saya syok juga mendengar infonya ngebom pakai bom molotov," ujar Poniman dihubungi Suara.com, Minggu (27/12/2020) malam.

Poniman menyebutkan, Djamsuri bisa dikatakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Sebab, dia pernah menyundut kulitnya dengan bara rokok.

"Dia punya penyakit kulit. Kepada keluarganya mengeluh gatal-gatal. Makanya pernah saat dirumah yang gatal-gatalnya itu disundutin pakai rokok olehnya," sebutnya.

"Itu dilakukan karena mungkin perasaan dia gatal itu bisa hilang dengan bara rokok. Kejadiannya sudah cukup lama itu," sambungnya.

Baca Juga:Ditangkap Warga, Pelempar Bom ke Masjid Al Istiqomah Bilang Begini

Bahkan, Poniman juga menceritakan, Djamsuri pernah membakar sebuah sarung tangan, namun yang masih sedang digunakannya. Perisitiwa itu terjadi satu bulan lalu.

REKOMENDASI

News

Terkini