alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Umat Kristiani di Banten Bersyukur Tetap Bisa Beribadah di Tengah Pandemi

M Nurhadi Jum'at, 25 Desember 2020 | 06:13 WIB

Umat Kristiani di Banten Bersyukur Tetap Bisa Beribadah di Tengah Pandemi
Puluhan Jamaat GKI Serang nampak khidmat melakukan kebaktian natal, Kamis (24/12/2020). (Suara.com/ Ahmad Haris).

"Ini lebih baik daripada tidak beribadah sama sekali. Harapan dan doa kami di natal kali ini, Covid-19 ini bisa segera selesai," kata salah seorang jemaat.

SuaraBanten.id - Meski sedang dilanda pandemi Covid-19, umat kristiani di Provinsi Banten masih bisa merayakan natal serta melakukan peribadatan di gereja dengan menerapkan protokol kesehatan.

Siska (28) salah seorang jamaat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Serang asal Merak, Kota Cilegon, mengaku senang bisa melakukan kebaktian (ibadah) natal di GKI Serang.

Ia mengaku, perayaan natal tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya, karena pandemi Covid-19.

"Ya beda aja rasanya natal tahun ini dengan natal tahun sebelumnya. Ya saya cukup seneng sih bisa ibadah, walaupun beda dengan yang dulu, kalo sekarang kita harus daftar dulu kan," ujar Siska kepada Suara.com, Kamis (24/12/20).

Baca Juga: Jakarta Diprediksi Diguyur Hujan di Perayaan Natal Tahun Ini

Wanita yang berprofesi sebagai pegawai swasta ini berharap, supaya pandemi cepat berakhir, agar bisa beribadah seperti tahun-tahun sebelumnya.

"Doa khusus kami, semoga pandemi ini cepat berakhir. Bisa kembali seperti sedia kala, beribadah bareng-bareng, tanpa harus dibatasi," ucap Siska.

Haver Kaunang (26), salah seorang jamaat GKI Serang asal Kota Serang juga merasakan perbedaan natal tahun ini, dengan yang sudah-sudah.

"Ya amat sedih sih perayaan natal tahun ini (karena pandemi), tetapi tetap harus berjuang kan. Karena kita merindukan untuk beribadah, jadi kami berupaya sebisa kami untuk memfasilitasi umat kristiani yang mau beribadah, walaupun dengan poptokol kesehatan," paparnya.

Waktu beribadah, lanjut Haver, juga harus dikurangi, dari yang biasanya kita kalau kebaktian natal itu bisa 2,5 jam, sekarang hanya satu jam saja karena harus bergantian. Tetapi dirinya masih bersyukurlah masih bisa beribadah meski dengan keterbatasan.

Baca Juga: Hujan Diprediksi Mengguyur Jakarta di Perayaan Natal Tahun Ini

"Ini lebih baik daripada tidak beribadah sama sekali. Harapan dan doa kami di natal kali ini, Covid-19 ini bisa segera selesai, vaksin bisa diterima semua masyarakat, sehingga semuanya sudah anti Covid-19, sehingga kita bisa beraktifitas dengan normal kembali seperti biasanya," harap Haver. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait