SuaraBanten.id - Setidaknya ada 26 jalan dan jembatan yang rusak di Kabupaten Lebak dampak dari banjir dan longsor yang terjadi pada Minggu (6/12/2020) lalu, demikian laporan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) setempat.
Kerusakan tersebar di 11 kecamatan dengan 22 titik jalan diantarnya rusak di 7 kecamatan dan 4 jembatan rusak tersebar di 4 Kecamatan.
Dengan jumlah kerusakan tersebut, berdasarkan perkiraan hitungan sementara, kerugian mencapai Rp2,5 milyar.
“Itu nilai kerugian secara ekonomi yang timbul akibat adanya aset yang rusak sementara. Penghitungan ini juga sifatnya masih sementara ya,” kata Kabid Pembangunan Jalan dan Jembatan Dinas PUPR Lebak, Irvan Suyatupika kepada awak media, Jumat (11/12/2020).
Baca Juga:Jalur Alternatif Padang - Bukittinggi Via Malalak Longsor
Sementara, biaya yang dibutuhkan untuk kembali membangun dan memperbaiki kerusakan tersebut masih dalam proses penghitungan PUPR. Untuk sementara, perbaikan dilakukan dengan penanganan darurat.
“Masih kami hitung, dan belum tahu apakah seluruh penanganan oleh APBD kabupaten atau dibantu provinsi dan pusat. Tapi untuk sementara, yang bisa kami tangani darurat akan kami tangani,” pungkas Irvan, melansir Bantenhits (jaringan Suara.com).