Cerita Korban Banjir Pandeglang: Lagi Tidur Nyenyak Tetiba Air Masuk

Penyebab banjir diakibatkan Sungai Cipaeh mengalami kedangkalan dan juga dipenuhi sampah.

Rizki Nurmansyah
Senin, 07 Desember 2020 | 18:00 WIB
Cerita Korban Banjir Pandeglang: Lagi Tidur Nyenyak Tetiba Air Masuk
Kondisi banjir di Kampung Kalang Anyar, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Saepulloh]

SuaraBanten.id - Kampung Kalang Anyar, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, menjadi salah satu kampung di Pandeglang yang terendam banjir.

Ada sekitar 40 rumah di kampung ini. Rata-rata rumah-rumah di sana terendam banjir dengan ketinggian mencapai 1 meter.

Sejauh ini warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing. Namun ada juga yang sudah mengungsi ke kantor desa.

Kampung Kalang Anyar kerap menjadi langganan banjir.

Baca Juga:Banjir Bandang di Kabupaten Lebak, 1 Orang Hilang dan 1 Tewas

Banjir Pandeglang di Kampung Kalang Anyar ini disebabkan luapan Sungai Cipaeh akibat air kiriman dari Kecamatan Munjul setelah diguyur hujan terus-menerus.

Kardi warga setempat menceritakan detik-detik banjir menerjang rumahnya. Ia bersama keluarga tengah nyenyak tidur. Tetiba ia dikejutkan dengan air yang masuk ke tiap penjuru rumahnya.

"Kami lagi tidur itu malam, terus kaget air pada masuk," kata Kardi ditemui di rumahnya saat merapikan barangnya kepada SuaraBanten.id, Senin (7/12/2020).

Kondisi banjir di Kampung Kalang Anyar, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Saepulloh]
Kondisi banjir di Kampung Kalang Anyar, Desa Teluk Lada, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang, Senin (7/12/2020). [Suara.com/Saepulloh]

Air masuk dengan cepatnya. Sehingga Kurdi dan keluarga tak bisa menyelamatkan perabotan rumahnya.

Kurdi tak memungkiri sebelumnya kampungnya kerap menjadi langganan banjir. Hanya saja tidak tahun ke belakang hal itu tak terjadi.

Baca Juga:Luapan Air Cipae Capai 3 Meter, Akses Panimbang-Munjul Pandeglang Terputus

"Tiga tahun kemarin gak, sekarang banjir lagi," ujarnya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini