alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Awas! Jalan Cikupa Tangerang Mendadak Licin, 17 Pengendara Terjungkal

M Nurhadi Sabtu, 31 Oktober 2020 | 16:34 WIB

Awas! Jalan Cikupa Tangerang Mendadak Licin, 17 Pengendara Terjungkal
Jalan licin di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang sebabkan sejumlah pengendara terjungkal, Sabtu (31/10/2020) [Ist)

Disebabkan banyaknya ceceran tanah merah yang berasal dari truk pembangunan pabrik tak jauh dari lokasi.

SuaraBanten.id - Pengendara sepeda motor harap berhati-hati saat melintas di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang. Pasalnya, ruas jalan tersebut mendadak licin hingga belasan pengendara motor terjungkal. 

Ruas jalan yang tepat berada wilayah Desa Talagasari, Kecamatan Cikupa itumenjadi licin karena banyaknya tanah merah dibarengi dengan genangan air.

Kondisi tersebut membuat sejumlah pengendara yang melintas terjatuh. Malangnya, mayoritas yang terjatuh pengendara wanita. 

Tokoh masyarakat setempat, Iwan menyatakan, terhitung sudah dua jam hari ini 17 pengendara sepeda motor terjatuh akibat jalan yang licin.

Jalan licin di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang sebabkan sejumlah pengendara terjungkal, Sabtu (31/10/2020) [Ist)
Jalan licin di Jalan Raya Otonom Cikupa, Kabupaten Tangerang sebabkan sejumlah pengendara terjungkal, Sabtu (31/10/2020) [Ist)

"Warga pada berjaga saja di sini membantu pengendara yang terjatuh. Sudah dua jam 17 pengendara jatuh. Kebanyakan perempuan," ujarnya kepada Suara.com, Sabtu (31/10/2020).

Iwan menjelaskan, banyaknya tanah merah yang basah karena banyaknya truk tanah melintasi jalan. Truk tanah mondar-mandir dari pabrik makanan tak jauh dari lokasi. 

Pabrik tersebut diketahui memang sedang dalam tahap pembangunan, sehingga banyak truk pengangkut tanah keluar masuk untuk melakukan pengurukan. 

Ironisnya, warga setempat kesal lantaran tidak ada dari pihak pabrik tersebut turut membantu membersihkan jalanan yang becek hingga berlumpur. 

"Warga di sini juga sudah pada tahu pabrik tersebut sedang pembangunan. Tapi, kami ingin jalan dibersihin, jangan berceceran tanah seperti ini," ungkapnya. 

"Apalagi sekarang musim hujan, otomatis jalanan jadi licin, kotor, rawan kecelakaan juga jadinya," imbuhnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait