alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Akhir Pekan, Hotel di Sejumlah Pantai Pandeglang Penuh Diserbu Wisatawan

M Nurhadi Sabtu, 31 Oktober 2020 | 15:57 WIB

Akhir Pekan, Hotel di Sejumlah Pantai Pandeglang Penuh Diserbu Wisatawan
Pantai Carita di Pandeglang, Banten. (Suara.com/Yandhi Deslatama)

"Masa liburan long weekend ini baik tingkat hunian penuh. Rata-rata wisatawan dari Jabodetabek, Banten dan Bandung," kata Widi.

SuaraBanten.id - Libur panjang dan akhir pekan pada minggu ini nampaknya membuat masyarakat sejenak melupakan wabah Covid-19 dan berangkat untuk berlibur.

Pada akhir pekan ini saja, keterisian hotel di beberapa tempat wisata pantai di Pandeglang laris manis dipenuhi wisatawan. Widi mengatakan, para wisatawan yang datang ke Pandeglang rata-rata datang dari Jabodetabek dan Bandung.

"Masa liburan long weekend ini baik tingkat hunian penuh. Rata-rata wisatawan dari Jabodetabek, Banten dan Bandung," kata Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Pandeglang Widiasmanto kepada suarabanten.id, Sabtu (31/10/2020)..

Meski demikian, Widi mengaku para pelaku wisata akan terus mengikuti arahan dan melaksanakan protokol kesehatan sesuai dengan yang direkomendasikan.

"Siap kami berusaha berkomitment dengan SOP new normal karena bisnis hotel dan pariwisata senantiasa utamakan kebersihan kesehatan. Tentunya seperti menyediakan hand sanitizer, tempat cuci tangan, cek suhu, pemyemprotan disinfektan selalu di jalankan," ujar Widi.

Hal ini menanggapi imbauan Pemkab yang disampaikan Sekda Pandeglang Fery Hasanuddin sebelumnya. 

Pemkab Pandeglang maupun dinas Pariwisata (Dispar) sudah mengeluarkan surat edaran bagi pelaku wisata untuk menyiapkan protokol kesehatan. 

"Kembali lagi ke surat edaran bupati dan Dinas Pariwisata (Dispar) untuk menggunakan protokol kesehatan. Kalau tidak bisa saja mereka diberi sanksi," kata Fery.

Langkah tegas diambil jika pelaku wisata melanggar protokol kesehatan, dari sanksi peringatan hingga pencabutan izin. Untuk itu, Fery meminta kepada pelaku wisata untuk mentaati aturan tersebut mengingat kasus Covid-19 di Kabupaten Pandeglang terus mengalami peningkatan. 

"Sanksinya kalau mereka tidak mentaati protokol kesehatan, kita cabut izinnya," tegasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait