alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Bayi Dimakan Biawak di Sungai Ciporang Masih Ada Tali Pusarnya

Pebriansyah Ariefana Jum'at, 30 Oktober 2020 | 16:44 WIB

Bayi Dimakan Biawak di Sungai Ciporang Masih Ada Tali Pusarnya
Ilustrasi penemuan mayat bayi. (Suara.com/Bagaskara).

Polisi akan melakukan pengusutan dan mencari identitas orangtua pembuang bayi tersebut.

SuaraBanten.id - Bayi dimakan biawak di Sungai Ciporang ternyata baru lahir. Sebab Mayat bayi itu masih mempunyai tali pusar di perutnya.

Bayi dimakan biawak itu ditemukan warga Desa Pajawanlor, Kecamatan Ciawigebang, Kabupaten Kuningan.

Bayi dimakan biawak itu dalam kondisi sudah membusuk. Sementara kaki kiri si bayi sudah putus.

Kekinian, polisi sedang mencari orangtua yang keji tersebut.

"Jasad bayinya sudah dibawa ke RSUD 45. Sudah tak lagi utuh sewaktu ditemukan warga. Tubuhnya membusuk, kaki kirinya putus dimakan biawak," kata Danu Radity dalam keterangan resminya, Jumat (30/10/2020).

Mayat bayi lelaki itu ditemukan tak lagi utuh di aliran Sungai Ciporang, Senin (26/10/2020) lalu.

Kasat Reskrim Polres Kuningan AKP Danu Radity menduga bayi itu dibuang orangtuanya ke sungai. Bayi itu pun mengambang, hingga ditemukan biawak.

Bayi dimakan biawak itu diduga dibuang ibunya setelah lahir.

Berdasarkan keterangan saksi-saksi, mayat bayi malang itu ditemukan hari Senin sekitar pukul 08.45 WIB.

Warga saat itu mencurigai terdapat bangkai di aliran sungai. Ternyata setelah diperiksa, adalah mayat bayi.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait