alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Tarif Maxim Lebih Murah, Driver Gojek dan Grab "Gerudug" Dishub Serang

M Nurhadi Senin, 19 Oktober 2020 | 19:15 WIB

Tarif Maxim Lebih Murah, Driver Gojek dan Grab "Gerudug" Dishub Serang
Demo driver ojol Grab dan Gojek minta sama rata tarif Maxim di Kota Serang, Senin (19/10/2020) (Dishub Kota Serang)

"Bagi kami tetap jadi persoalan, kami meminta samaratakan tarif, itu tuntutan kami," ucap salah seorang driver.

SuaraBanten.id - Protes soal tarif murah yang ditawarkan oleh kompetitor, ratusan driver ojek online (ojol) Gojek dan Grab menggelar aksi unjuk rasa di depan kantor Dinas Perhubungan Kota Serang, Senin (19/10/2020). 

Para driver ojol yang tergabung kedalam Ojol Bersatu Serang itu meminta agar semua tarif ojek online disamakan. Penyebabnya, mereka menyebut, tarif murah yang ditawarkan pihak Maxim dianggap mematikan penghasilan para driver ojek online Gojek dan Grab.

Salah satu massa aksi, Triyono mengatakan, jika pihaknya resah dengan regulasi yang ditetapkan oleh pihak Maxim yang memberikan tarif lebih murah dibandingkan dengan Gojek dan Grab. Sehingga, hal itu dianggapnya sebagai persaingan yang tidak sehat.

"Bagi kami tetap jadi persoalan, kami meminta samaratakan tarif, itu tuntutan kami," ucapnya.

Baca Juga: Lebih Aman dan Selalu Ada Jalan di Tengah Wabah

Ia menuturkan, adanya perbedaan tarif yang ditawarkan oleh operator ojek online justru menciptakan kondisi tidak kondusif. Sebab, kerap terjadi benturan antar sesama driver ojek online.

"Kita mengawali perjuangan. Sebab sedikit demi sedikit terjadi benturan dibawah. Jadi mari kita ciptakan kondusifitas di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Angkutan Darat Dinas Perhubungan Kota Serang, Bambang Gartika mengatakan, penetapan tarif bagi operator ojek online merupakan kewenangan Kementrian Perhubungan.

Meski demikian, pihaknya akan menyampaikan apa yang menjadi tuntutan dari para driver Gojek dan Grab tersebut.

"Hasil rapat tadi, untuk tindaklanjut ke Kementrian itu dari Dishub Provinsi (Banten). Jadi nanti dari Dishub Provinsi yang akan berkirim surat ke Kemenhub," kata Bambang.

Baca Juga: Midtrans Hadirkan Solusi Pembayaran Digital yang Aman

Menurut Bambang, berdasarkan keterangan dari pihak Maxim, mereka menyebut tarif murah yang ditawarkan kepada konsumen hanyalah sebuah promo. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait