Dipicu Dugaan Pemerasan, Ratusan Petani Geruduk Dinas Pertanian Pandeglang

Kenapa program bantuan Alsintan tak sampai kepada para petani? Karena fakta di lapangan program itu dijadikan komoditas jual beli oleh para elit," kata Ajat.

M Nurhadi
Rabu, 09 September 2020 | 12:36 WIB
Dipicu Dugaan Pemerasan, Ratusan Petani Geruduk Dinas Pertanian Pandeglang
Ratusan petani yang berasal dari Kecamatan Sindangresmi, Kabupaten Pandeglang yang tergabung dalam Gerakan Petani Sindangresmi (GPS) melakukan unjuk rasa di depan Kantor Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang (Bantennews)

SuaraBanten.id - Ratusan petani yang tergabung dalam Gerakan Petani Sindangresmi (GPS) yang berasal dari Kecamatan Sindangresmi berujuk rasa di depan Kantor Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Pandeglang.

Langkah ini diambil massa terkait adanya dugaan pemerasan yang dilakukan oknum Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) dan oknum dari dinas yang meminta sejumlah uang pada petani jika ingin mendapatkan Alat Mesin Pertanian (Alsintan) dari pemerintah.

Orator dalam unjuk rasa, Ajat Andrian turut mempertanyakan eberadaan bantuan Alsintan yang diberikan oleh pemerintah untuk para petani di Sindangresmi. Ia menyebut, hingga saat ini bantuan itu belum diterima petani.

“Kenapa program bantuan Alsintan tak sampai kepada para petani? Karena fakta di lapangan program itu dijadikan komoditas jual beli oleh para elit petani dalam hal ini kami menduga oknum Gapoktan dan Dinas Pertanian,” teriak Ajat saat berorasi di depan Kantor Dinas Pertanian Pandeglang, Selasa (8/9/2020).

Baca Juga:Pupuk Bersubsidi Langka karena Penyalurannya Tak Tepat Sasaran

“Bantuan program hibah Alsintan dari Pemerintah turunnya bukan kepada para petani, namun kepada cukong dan bandit. Karena ketika bantuan itu turun, para petani harus menebusnya seharga Rp12 juta. Jelas ini memeras para petani yang mesti ditindak tegas,” ujarnya lagi.

Bertindak sebagai perwakilan massa unjuk rasa, Ajat menuntut agar Dinas Pertanian dan aparat penegak hukum segera melakukan tindakan tegas pada para oknum yang telah menyengsarakan para petani dengan menjualbelikan Alsintan.

“Kami menutut Kepala Distan Pandeglang agar segera turun tangan, jangan membiarkan para bandit menjual belikan Alsintan, bantuan benih dan segera tarik bantuan yang sudah dijual belikan itu. Karena ini bukan isapan belaka, namun faktanya memang sudah ada dan terjadi menimpa kami,” teriak Ajat, melansir Bantennews (jaringan Suara.com)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak