Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kendarai Mobil Off-road, Thoni-Imat Daftar ke KPU Pandeglang

Bimo Aria Fundrika Minggu, 06 September 2020 | 22:53 WIB

Kendarai Mobil Off-road, Thoni-Imat Daftar ke KPU Pandeglang
Pasangan Calon Thoni Fathoni Mukson-Miftahul Tamamy saat daftar ke KPU mengendarai mobil off-road (suara.com/Saepulloh).

Thoni langsung menyetirnya sendiri mobil berwarna merah yang telah ditempeli stikernya.

SuaraBanten.id - Ada yang menarik saat pasangan Thoni Fathoni Mukson - Miftahul Tamamy (TOAT) mendaftar ke KPU Pandeglang. Politisi PKB itu tiba di kantor KPU Pandeglang dengan mengendarai mobil Jimmy off-road bersama wakilnya.

Thoni langsung menyetirnya sendiri mobil berwarna merah yang telah ditempeli stikernya.

Pantauan suarabanten.id, Thoni-Imat  bersama pendukungnya tiba di kantor KPU Pandeglang yang berlokasi kompleks Pendidikan Cikupa sekitar pukul 16:00 WIB. Keduanya langsung Cuci tangan dan masuk ke areal KPU yang sudah disterilkan.

Berdasarkan penelitian, berkas pendaftarannya dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat. Dengan begitu Pilkada Pandeglang akan diikuti oleh dua kandidat Thoni -Tamamy dan Irna Narulita - Tanto Warsono Arban.

Ketua KPU Pandeglang, Ahmad Suja'i menyampaikan, sesuai aturan yang berlaku dan hasil penelitian dokumen persyaratan pencalonan dan syarat calon yang dilakukan petugas dari KPU Pandeglang dokumen pasangan Thoni Fathoni Mukson dan Miftahul Tamamy dinyatakan diterima.

"Hasil penelitian dokumen persyaratan pencalonan dan persyaratan calon yang dilakukan oleh KPU menyatakan persyaratan pencalonan dan persyaratan calon dinyatakan lengkap dan memenuhi syarat, dengan demikian dinyatakan diterima," jelas Suja'i, Minggu (6/9/2020).

Usai mendaftar, Thoni meminta untuk diperlakukan yang adil dengan calon. Thoni mengungkapkan, dalam Pilkada jangan jika yang dikritik hanya calon petahana. Sebab Pilkada Pandeglang hanya diikuti dua calon saja. Terutama kritikannya terkait ketidaknetralan ASN. 

"Kenapa yang dikritik hanya incumbent.  Ini hanya dua calon, ini harus saya tegaskan ini," tegas Thoni dengan nada tinggi saat jumpa pers.

Di Pilkada 2020, Thoni harus berlawanan dengan calon petahana Irna-Tanto padahal pada Pilkada 2015 lalu, Thoni merupakan Ketua Tim Pemenangan Irna-Tanto, lantaran ia gelisah karena kondisi Pandeglang belum mengalami kemajuan. Sejauh ini dirinya mengaku tidak berseberangan dengan Irna-Tanto. 

"Melihat ini, kita coba jujur lah, coba lihat ke selatan, kemana-mana  Ada apa di Pandeglang. Saya tidak bersebrangan dengan siapapun, cuman momentum Pilkada 2020 harus digunakan untuk perbaikan masyarakat Pandeglang,"jelasnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait