Gowes 16 Km Cilegon-Serang, Eko Ambruk di Tengah Jalan, Tewas Kelelahan

Eko terjatuh dan langsung tewas di Jalan Raya Serang-Cilegon.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 24 Agustus 2020 | 10:05 WIB
Gowes 16 Km Cilegon-Serang, Eko Ambruk di Tengah Jalan, Tewas Kelelahan
Eko Budi Sutomo (53) tewas di tengah jalan karena kelelahan bersepeda dari Cilegon ke Serang, Banten yang berjarak 16 km. Eko ambruk. (dok polisi)

SuaraBanten.id - Eko Budi Sutomo (53) tewas di tengah jalan karena kelelahan bersepeda dari Cilegon ke Serang, Banten yang berjarak 16 km. Eko ambruk.

Eko terjatuh dan langsung tewas di Jalan Raya Serang-Cilegon.

Warga PCI, Harjatani Kramatwatu, Kabupaten Serang itu meregang nyawa saat bersepeda dari Cilegon menuju Serang.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00 WIB, Minggu (23/8/2020) kemarin.

Baca Juga:Diduga karena Masalah Jantung, Seorang Pesepeda Tewas di Underpass YIA

Saat itu Eko tiba di Jalan Raya Serang- Cilegon tepatnya Lingkungan Ranca Talas, Kelurahan Drangong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang.

Saat akan belok kanan, Eko tiba-tiba terjatuh dan meninggal dunia.

Dari hasil pemeriksaan forensik sementara, Eko diduga meninggal karena kelelahan dan memiliki penyakit hernia.

“Namun kami masih menunggu hasil visum dari dokter,” kata Kasat Lantas Polres Serang Kota AKP Gesit Febriatmoko saat dihubungi awak media.

Menurut Gesit, jenazah Eko telah dievakuasi oleh Satlantas Polres Serang Kota ke Rumah Sakit dr. Drajat Prawiranagara (RSDP) Kabupaten Serang untuk dilakukan proses selanjutnya untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya.

Baca Juga:Anggota Polisi Meninggal Dunia Saat Bersepeda, Diduga Karena Kelelahan

“Serta kendaraan yang terlibat kecelakaan diamankan dikantor unit Laka Lantas Polres Serang Kota untuk proses penyelidikan dan penyidikan,” katanya.

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

News

Terkini