Indeks Terpopuler News Lifestyle

Polisi Sebut Remaja Bersenjata Batal Serbu FPI karena Teriak Allahuakbar

Agung Sandy Lesmana | Bagaskara Isdiansyah Selasa, 04 Agustus 2020 | 11:26 WIB

Polisi Sebut Remaja Bersenjata Batal Serbu FPI karena Teriak Allahuakbar
Massa FPI diserang geng motor saat memasang spanduk Habib Rizieq Shihab di Jalan Raya Wahid Hasyim, Cipondoh, Kota Tangerang. Jumlah penyerang itu puluhan orang. (SinarLampung)

"...pada saat itu karena di-teriakin Allahuakbar itu mereka pergi mundur tak jadi menyerang."

SuaraBanten.id - Aksi penyerangan terhadap anggota ormas FPI dan warga saat sedang memasang spanduk Habib Rizieq Shihab di kawasan Cipondoh, Kota Tangerang, Banten ternyata dilakukan kalangan anak muda.

Hal itu disampaikan Kasi Humas Polsek Cipondoh, Aipda Armayadi saat dihubungi Suara.com, Selasa (4/8/2020).

Dari hasil penyelidikan sementara, aksi penyerangan itu berawal karena para pelaku awalnya mengira massa yang sedang memasang atribut Habib Rizieq itu adalah musuhnya. 

Dia mengatakan,  sejumlah anak muda bersenjata tajam yang nyaris bentrok dengan ormas FPI itu salah sasaran.

"Anak-anak muda itu kan menghampiri massa FPI kemudian diteriakin Allahuakbar mereka langsung pergi. Dan menganggap massa FPI ini bukan musuh. Jadi memang tak tahu mereka massa FPI, dia pikir sesama anak muda dipikir musuh, pada saat itu karena di-teriakin Allahuakbar itu mereka pergi mundur tak jadi menyerang," kata dia.

Armayadi memastikan dalam kejadian tersebut tak ada korban jiwa. Sementara terkait dengan dugaan anak-anak muda bersenjata tajam itu merupakan geng motor, ia mengatakan pihaknya masih akan menyelidiki.

"Intinya anak-anak muda mutar-mutar apakah geng motor atau tidak kita belum bisa pastikan masih dilakukan tahap penyelidikan," ucapnya.

Lebih lanjut, Armayadi mengatakan, aksi penyerangan itu baru pertama kali terjadi. Sebab, dia mengklaim, kawasan Jalan Raya Wahid Hasyim, Cipondoh, Kota Tangerang merupakan kawasan yang aman.

Sebelumnya diberitakan, puluhan orang mengendarai motor dan bersenjata tajam disebut melakukan penyerangan saat memasang spanduk di depan Gang Haji Ba’an, Kelurahan Poris Plawad Indah, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Minggu (2/8/2020) sekira pukul 02.00 WIB.

Aksi puluhan orang mengendarai motor dan mengacung senjata tajam itu terhenti saat warga bersama Ormas Front Pembela Islam (FPI) tidak mundur dan bertahan sambil memekik kalimat takbir. 

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait