Kisah Buruh Proyek Cilegon 3 Hari Terlantar karena PSBB Banten

Proyek mereka berhenti karena virus corona.

Pebriansyah Ariefana
Senin, 04 Mei 2020 | 12:48 WIB
Kisah Buruh Proyek Cilegon 3 Hari Terlantar karena PSBB Banten
Didik Purwanto, Kepala Kesbangpol Linmas Tuban. (beritajatim)

SuaraBanten.id - Sebanyak 15 orang pekerja proyek yang berasal dari tiga kecamatan di Kabupaten Tuban terlantar dan terkatung-katung karena PSBB Surabaya Raya virus corona. Proyek mereka berhenti karena virus corona.

Tapi, belasan pekerja tersebut akhirnya sampai di Tuban setelah pemerintah Kabupaten Tuban dalam hal ini tim Gugus Tugas Tuban melakukan koordinasi dengan Pemkab Cilegon. Awalnya, para pekerja proyek tersebut sempat meminta bantuan Kepada Desa (Kades) meminta bantuan untuk dievakuasi.

“Alhamdilullah meraka sudah tiba di Tuban pukula 02.56 WIB dini hari. Mereka diantar menggunakan bus dari Pemkab Cilegon, tiba di Posko Gugus Tugas Percepatan Penangan Covid-19 Tuban dengan selamat,” terang Didik Purwanto, Kepala Kesbangpol Linmas Tuban, Minggu (3/5/2020) kearin.

Sebanyak 15 orang pekerja proyek pemasangan listrik asal Kecamatan Kerek, Montong, Bangilan dan Kota Tuban itu minta dievakuasi berawal saat mereka bekerja di Jambi. Mereka berangkat ikut proyek itu pada 3 April 2020 dan pada 29 April 2020 proyek berhenti karena Covid-19.

Baca Juga:Pandemi Corona, Bisnis Rental Christian Sugiono Anjlok

“Karena proyek pemasangan listrik macet, mereka yang merupakan satu rombongan akhirnya berniat pulang ke Tuban,” tambah Didik.

Namun, saat hendak pulang tersebut sudah tidak ada bus yang beroperasi akhirnya mereka terpaksa pulang dengan naik truk dari Jambi sampai dengan Palembang. Kemudian dari Palembang sampai Lampung naik mobil box. Sebanyak 15 orang tersebut akhirnya tertangkap saat sampai di pelabuhan Bakahuni Lampung ketika hendak menyeberang.

“Mereka terkatung-katung di Pelabuhan Bakahuni sehari semalam, hingga bisa ikut menyeberang selat Sunda dengan cara naik kendaraan box lagi. Kemudian mereka tertangkap lagi di pelabuhan Merak – Cilegon Banten,” lanjutnya.

Karena memang kondisi proyek yang berhenti merekapun tetap ingin melanjutkan pulang ke rumah masing-masing dari pada terlantar di wilayah orang lain. Hingga akhirnya ada salah satu dari mereka yang kontak dengan Kades dari Kecamatan Kerek yang intinya mereka meminta tolong.

“Jadi selama tiga hari tiga malam mereka terombang-ambing dengan adanya PSBB. Selanjutnya kita melakukan koordinasi dengan pihak terkait, akhirnya pihak Dishub (Dinas Perhubungan) Kota Cilegon mengevakuasi ke-15 warga Kabupaten Tuban itu,” pungkasnya.

Baca Juga:1.000 Pedagang Tes Swab Corona, Pasar Raya Padang Terpaksa Tutup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini