Perawat dan Keluarganya Isolasi Diri Usai Gadis PDP Corona Meninggal

Pebriansyah Ariefana
Perawat dan Keluarganya Isolasi Diri Usai Gadis PDP Corona Meninggal
Seorang staf medis dengan pakaian pelindung terlihat di depan seorang pasien dengan penyakit virus Corona Covid-19 di dalam sebuah unit perawatan intensif (ICU) di rumah sakit San Raffaele, Milan, Italia, Jumat (27/3/2020). [Antara/Reuters/Flavio Loscalzo]

Kejadian itu di Pandeglang, Banten.

SuaraBanten.id - Sejumlah perawat langsung isolasi diri setelah pasiennya yang berstatus PDP virus corona meninggal dunia. Tak hanya para perawat, keluarga mereka juga isolasi diri.

PDP virus corona yang meninggal itu adalah seorang gadis berusia 18 tahun. Dia dirawat di Puskesmas Panimbang, Banten sebelum meninggal, Kamis (23/4/2020) lalu.

Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Pandeglang Achamd Sulaeman menyebut Tim Gugus Tugas Covid-19 sudah melakukan pemeriksaan terhadap petugas medis di Puskesmas Panimbang.

“Kondisi para perawat di Puskesmas sehat, tidak ada gejala yang mengkhawatirkan. Hasil rapid testnya juga negatif,” kata Sulaeman Minggu kemarin.

Selain petugas kesehatan, anggota keluarga PDP asal Kecamatan Panimbang itu juga menjalani isolasi mandiri di rumahnya masing-masing. Bahkan sebanyak 5 anggota keluarga telah menjalani rapid test.

“Hasil rapid testnya negatif. Namun untuk mengantisipasi, sejumlah anggota keluarga almarhumah itu melakukan isolasi mandiri,” pungkasnya.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS