Bupati Lebak Iti Jayabaya Ngamuk saat Rapat Banjir, Bawa-bawa Nama Jokowi

"Cuma dari lembaga bapak saja yang tidak hadir di sini!"

Pebriansyah Ariefana
Jum'at, 10 Januari 2020 | 12:51 WIB
Bupati Lebak Iti Jayabaya Ngamuk saat Rapat Banjir, Bawa-bawa Nama Jokowi
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (Suara.com/Deni)

SuaraBanten.id - Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya marah sebelum rapat penanggulangan banjir di kabupaten yang dia pimpin. Pemkab Lebak, BBWS BBWSC-3, BPKP Banten, BPN, kepolisian dan pemerintah desa menggelar rapat pembebasan lahan Waduk Karian dan terkait bencana banjir bandang, Jumat (10/1/2020).

Rapat tak tuntas dilakukan lantaran ketidakhadiran Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN). Iti Octavia Jayabaya marah karena lembaga yang dibentuk Kementerian Keuangan itu tidak mengutus satu orang pun untuk hadir dalam rapat yang dinilainya sangat penting. Emosi Iti meluap ketika menghubungi salah satu pejabat di lembaga yang dipimpin Rahayu Puspasari itu.

"Cuma dari lembaga Bapak saja yang tidak hadir di sini. (Masalah) ini sudah Pak Presiden instruksikan langsung, jadi saya rasa hambatannya bukan hanya di kami," kata Iti kepada pria di ujung telepon.

Seharusnya rapat tersebut menjadi prioritas LMAN mengingat masyarakat yang menjadi korban banjir bandang masuk di dalam kawasan yang akan dibebaskan oleh salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) tersebut. Dibandingkan dengan persoalan lain menurut Iti, persoalan yang dihadapi masyarakatnya jauh lebih mendesak.

Baca Juga:Setelah Lebak, Giliran Pandeglang Diterjang Banjir

"Ini persoalan hajat hidup orang banyak. Kalau Bapak memahami, harusnya lembaga Bapak konfirmasi tidak ada yang bisa hadir, jadi kami menyesuaikan," kata Iti meluapkan kemarahannya.

Menurut mantan anggota DPR ini, LMAN tidak memiliki itikad baik membantu masyarakat Lebak yang terdampak banjir bandang. Namun, hal itu dibantah oleh pejabat LMAN yang dihubungi Iti.

"Bu, kami tidak mungkin tidak memiliki itikad baik. Kapan akan dilaksanakan rapat lagi? Nanti saya telepon ibu lagi ya," kata pria tersebut.

"Kalau punya itikad baik, harusnya konfirmasi tidak ada yang bisa menghadiri ke sini. Saya akan sampaikan ke Pak Presiden bahwa tidak memberikan konfirmasi ketidakhadiran di sini. Bapak yang ditunjuk oleh pemerintah di bawah komando Pak Presiden harusnya bisa mengkonfirmasi kepada kami bisa atau tidak bisa hadir," timpal Iti.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pengadaan Lahan BBWSC-3 Revita Kartikasari mengatakan, pihaknya bersama pemerintah daerah dan instansi terkait akan kembali menggelar rapat untuk menyusun langkah-langkah sehingga proses percepatan bisa dilakukan.

Baca Juga:Kisah Sukmariah Selamatkan Janinnya saat Banjir Bandang Lebak

"Yang jelas ini jadi prioritas kami di Kementerian PU, tetapi prosesnya sesuai dengan aturan. Total keseluruhan yang belum terbayarkan sekitar 1.007 hektar, namun yang terdampak bencana kurang lebih 600 hektar," terang Revi.

Kontributor : Deni Tarudin

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak