Indeks Terpopuler News Lifestyle

Pilkada Pandeglang, Arena Kontestasi Adu Kuat Trah Keluarga Elit Banten

Chandra Iswinarno Rabu, 09 Oktober 2019 | 17:58 WIB

Pilkada Pandeglang, Arena Kontestasi Adu Kuat Trah Keluarga Elit Banten
Ilustrasi Pilkada. [Shutterstock]

Menurut Pengamat Politik USPolitica Uday Suhada, keberadaan tiga trah keluarga tersebut dalam kontestasi politik di Pandeglang akan menarik untuk disimak.

SuaraBanten.id - Pilkada Kabupaten Pandeglang akan berlangsung tahun 2020 mendatang. Meski begitu, dalam kontestasi politik yang ada di provinsi paling barat Pulau Jawa ini, kerap diidentikan dengan keberadaan tiga trah keluarga ternama.

Pun dalam perebutan kursi nomor satu di Pandeglang diperkirakan bakal menjadi kontestasi politik tiga trah keluarga, yakni trah Mulyadi Jayabaya (JB), Dimyati Natakusumah dan Trah 'Rau' atau Chasan Sohib yang kemungkinan besar akan diwakili oleh menantu Ratu Atut Chosiyah.

Bagi warga Banten secara umum, Trah JB dikenal memiliki basis terbesar suara di Kabupaten Lebak. Pada Pilkada di Pandeglang, Trah JB bakal direpresentasikan oleh anaknya, Mochamad Nabil Jayabaya yang berlatar belakang dari PDI Perjuangan.

Kemudian Trah Dimyati Natakusumah akan diwakili istrinya yang sekaligus petahana, Irna Narulita. Dimyati sendiri merupakan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sedangkan sang istri tercatat sebagai kader Partai Demokrat. Begitupun anaknya, Rizki Aulia Rahman Natakusumah yang menjadi anggota DPR dari partai berlambang bintang merci.

Terakhir Trah Rau, kemungkinan besar akan direpresentasikan Tanto Warsono, yang saat ini menjabat sebagai wakil Bupati Pandeglang. Tanto sendiri dikenal sebagai politisi Partai Golkar sekaligus suami dari Andiara Aprilia Hikmat, putri Ratu Atut Chosiyah.

Meski begitu, kekinian nama Tanto belum santer terdengar akan maju kembali dalam Pilkada Kabupaten Pandeglang.

Menurut Pengamat Politik USPolitica Uday Suhada, keberadaan tiga trah keluarga tersebut dalam kontestasi politik di Pandeglang akan menarik untuk disimak. Apalagi, Trah Rau belum mendeklarasikan sikap politiknya.

"Dalam situasi saat ini, sikap Kelompok Rau (Ratu Atut) akan jadi salah satu penentu. Apakah akan menyokong JB atau memperkuat Dimyati. Sebab hingga saat ini belum ada tanda-tanda memunculkan sosok yang berasal dari keluarganya (Ratu Atut)," kata pengamat politik dari USPolitica, Uday Syuhada, melalui sambungan ponselnya pada Rabu (09/10/2019).

Menurut Uday, dalam perhitungan di atas kertas, pada level partai politik (parpol), Irna memiliki modal kuat di kursi legislatif dengan adanya dukungan dari PKS yang kini memiliki enam kursi di DPRD Pandeglang. Kemudian Partai Demokrat juga memiliki jumlah kursi yang sama.

Namun langkah Irna untuk mendapatkan dukungan dari Partai Demokrat bakal menemukan kendala. Lantaran, Ketua DPD Demokrat Banten merupakan putri dari JB, Iti Octavia Jayabaya yang terhitung kakak kandung dari Mochamad Nabil Jayabaya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait