Isak Tangis Irma, Iringi Kepergian Wandi Korban Kecelakaan Maut Tangerang

Chandra Iswinarno
Isak Tangis Irma, Iringi Kepergian Wandi Korban Kecelakaan Maut Tangerang
Irma calon tunangan salah satu korban kecelakaan maut di Kota Tangerang, Wandi, menunjukan foto saat masih bersama. [Suara.com/Muhammad Iqbal]

Rencananya 25 Agustus 2019, keduanya akan melangsungkan pertunangan.

Suara.com - Irma Sanita (21) masih tak bisa menahan tangis saat mendatangi Pemulasaran Jenazah RSUD Kabupaten Tangerang. Kedatangannya ini untuk memastikan kebenaran kepergian untuk selamanya, calon tunangannya Wandi (21) yang menjadi salah satu korban tabrakan maut di Cibodas, Kota Tangerang.

Saat mendatangi kamar jenazah RSUD Kabupaten Tangerang, Irma berlinangkan air mata dan hanya bisa tertunduk pasrah, lantaran pria yang akan mengucap janji setianya telah pergi mendahuluinya. Kabar meninggalnya Wandi yang tewas dalam kecelakaan didapat Irma dari kerabatnya.

"Saya dengar dari saudara. Awalnya saya tidak percaya," ungkap Irma di RSUD Kabupaten Tangerang Kamis (2/7/2019).

Namun begitu setelah melihat langsung jenazah lelaki yang dicintainya sudah tak bernyawa, Irma hanya bisa histeris tidak percaya. Padahal, mereka berdua berniat merencanakan pertunangan pada 25 Agustus mendatang.

"Saya tidak percaya kalau tunangan saya meninggalkan saya, padahal kita berdua ingin melangsungkan tunangan bulan ini tanggal 25," ujarnya.

Bahkan wanita berkerudung ini sudah sepakat untuk bisa mengucap janji sehidup semati usai lebaran tahun depan.

"Kami rencananya akan menikah habis lebaran tahun depan. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi," kata dia dengan mata berlinang.

Disela kepedihannya, Irma bercerita tentang Wandi yang dianggap sosok lelaki baik, sopan, dan pintar mengambil hati orangtuanya. Bahkan, ia merasa kekasihnya itu orang yang selalu perhatian.

"Wandi orangnya periang, bahkan sangat baik kepada siapapun. Orangtua saya juga setuju untuk menikah dengan Wandi, apalagi dia sosok pria yang bertanggungjawab dan pekerja keras," ujarnya.

Pertemuan antara keduanya, lanjut Irma, berawal dari tempat kelahiran mereka berdua. Hubungan keduanya sudah terjalin sejak tiga tahun silam.

"Saya hubungan denga Wandi sudah 3 tahun, awalnya dia sok kenal dan suka menegur dan akhirnya saya kenalan karena memang almarhum adalah orang yang baik.

Dia menambahkan terakhir bertemu dengan Wandi pada malam hari.

"Kemarin malam terakhir ketemu," tukasnya.

Untuk diketahui, kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Imam Bonjol, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang, Banten antara truk pengangkut tanah dengan mini bus pada Kamis (1/8/2019) menyebabkan empat dari lima korban kecelakaan meninggal.

Satu penumpang yang selamat diketahui adalah balita bernama Aisyah yang menumpangi mobil minibus bersama ibu dan kedua pamannya, serta satu sopir transportasi daring yang dinaikinya.

Kontributor : Muhammad Iqbal

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS