Kasus Siswi SMP yang Diduga Diperkosa Tiga Gurunya Ditangani Polres Serang

Penyidik masih terus memintai keterangan dari para saksi, baik pihak sekolah SMP yang diduga dijadikan lokasi pelecehan seksual, hingga keluarga korban.

Chandra Iswinarno
Jum'at, 14 Juni 2019 | 18:52 WIB
Kasus Siswi SMP yang Diduga Diperkosa Tiga Gurunya Ditangani Polres Serang
Ilustrasi pemerkosaan (Shutterstock).

SuaraBanten.id - Kasus dugaan pemerkosaan anak yang diduga terjadi pada Siswi SMP di Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten saat ini sedang dalam penanganan Kepolisian Resor Serang, Banten.

Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan, pemeriksaan saksi dan juga koordinasi untuk mendapatkan hasil visum korban yang diduga digilir tiga gurunya di laboratorium komputer sekolahnya.

"Kalau sejauh ini, dari kita (pihak kepolisian) masih dalam proses lidik, kita masih koordinasi terkait visum, masih pemeriksaan saksi juga," kata Kanit 4 pada Kasatreskrim Polres Serang Ipda Deni Hartanto, Jumat (14/06/2019).

Meski begitu, polisi masih belum bisa memberikan keterangan lebih lanjut, terkait kepastian banyaknya korban dan pelaku pelecehan seksual. Lantaran, hingga kini, berbagai bukti dan keterangan dari para saksi masih terus dikumpulkan oleh pihak kepolisian.

Baca Juga:Tiga Guru SMP di Banten Diduga Gilir Muridnya di Lab Komputer Sekolah

"Penetapan tersangka segala macam, mungkin kita kabari lebih lanjut ya. Sejauh ini masih proses lidik. Kita belum mastiin, belum bisa spekulasi tersangkanya," terangnya.

Penyidik masih terus memintai keterangan dari para saksi, baik pihak sekolah SMP yang diduga dijadikan lokasi pelecehan seksual, hingga para keluarga korban.

"Kan keterangan-keterangan saksi kita kumpulin dulu, bener atau enggak, sinkron atau enggak. (Korban) muridnya SMP, hari ini anggota masih jalan pemeriksaan semua. Kalau hasilnya sudah jelas, korbannya siapa saja, tersangka ya siapa saja, nanti dikabari," jelasnya.

Untuk diketahui, tiga oknum guru SMP di wilayah Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang, Banten dilaporkan ke polisi dengan dugaan kasus pemerkosaan anak yang tak lain adalah murid sekolah tersebut. Dilansir Bantenhits.co.id - jaringan Suara.com, aksi rudapaksa yang dilakukan oknum guru SMP itu terjadi saat istirahat jam belajar pada 15 Maret 2019 lalu.

Awalnya, Mawar (nama samaran) diajak dua temannya Melati dan Anggrek (bukan nama sebenarnya) untuk jajan di kantin sekolah. Namun dalam perjalanan, Mawar dan Melati malah masuk ke dalam ruangan laboratorium komputer sambil mengajak Anggrek. Di dalam sana, ketiga oknum guru tersebut sudah berada di dalam ruangan menunggu kehadiran ketiga anak didiknya tersebut.

Baca Juga:Tersangka Ayah Kandung Mengaku Telah Dua Kali Perkosa Anaknya

Kontributor : Yandhi Deslatama

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak