- Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin mengumumkan Listyo Sigit Prabowo sebagai tersangka kasus penyadapan ilegal di Jakarta pada Selasa (3/11/2026).
- Mantan Kepala Staf Kepresidenan dan eks Kapolri tersebut diduga melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor telepon Presiden Prabowo Subianto.
- Listyo Sigit ditetapkan sebagai tersangka bersama dua perwira tinggi lainnya, yakni Irjen Ahrie Sonta dan Irjen Eko Hadi Santoso.
Selanjutnya, pada 6 Desember 2019, Listyo ditunjuk sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Jabatan tersebut menjadi salah satu posisi penting sebelum namanya diusulkan sebagai calon Kapolri.
Dipilih Jokowi Menjadi Kapolri
Karier Listyo mencapai puncaknya ketika Presiden Jokowi mengajukannya sebagai calon tunggal Kapolri pada 13 Januari 2021.
Ia dipersiapkan menggantikan Jenderal Polisi Idham Azis yang memasuki masa pensiun.
Setelah menjalani uji kelayakan dan kepatutan di DPR RI pada 20 Januari 2021, pencalonan Listyo mendapat persetujuan dalam rapat paripurna sehari kemudian.
Jokowi kemudian melantik Listyo sebagai Kapolri ke-25 pada 27 Januari 2021 di Istana Negara, Jakarta. Dalam pelantikan tersebut, pangkatnya dinaikkan menjadi Jenderal Polisi.
Selama memimpin Polri, Listyo mengusung konsep transformasi Polri dengan pendekatan yang menekankan pelayanan publik, transparansi, serta kepolisian yang tegas dan humanis.
Ia memimpin Korps Bhayangkara selama lebih dari lima tahun sebelum akhirnya mengalami pergantian jabatan pada Oktober 2026.
Baca Juga: Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
Dari Kapolri Beralih Menjadi Kepala KSP
Pada 1 Oktober 2026, Presiden Prabowo Subianto melakukan pergantian Kapolri. Jabatan yang sebelumnya diemban Listyo kemudian diserahkan kepada Komjen Pol Suyudi Ario Seto.
Listyo selanjutnya dipercaya menduduki posisi Kepala Staf Kepresidenan (KSP).
Dalam jabatan barunya, ia bertugas mengawal dan memantau pelaksanaan program prioritas pemerintah.
Bahkan, sebelum kasus dugaan penyadapan ilegal mencuat, Listyo masih menjalankan sejumlah agenda kedinasan.
Pada Minggu (1/11/2026), ia mengunjungi SD Negeri Adisutjipto 2 Yogyakarta untuk meninjau pengembangan pembelajaran mendalam, koding, dan kecerdasan artifisial.
Tag
Berita Terkait
-
Gubernur Banten Bangga Putra Daerah Pandeglang Jadi Kapolri
-
Suyudi Gantikan Listyo Sigit Jadi Kapolri, MFF Syndicate Soroti Tantangan Polri ke Depan
-
Dari Kapolda hingga BNN, Golkar Nilai Ketegasan Komjen Suyudi Sangat Dibutuhkan Polri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
Terpopuler
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes
Pilihan
-
Hanya Sebulan di Istana, Presiden Prabowo Pecat Listyo Sigit Prabowo
-
Tersandung Skandal Penyadapan, Prabowo Pecat Listyo Sigit dari KSP dan Tunjuk Letjen Ariyo Jadi Plt
-
Nusron Wahid Diperiksa KPK Terkait Suap HGB
-
Konser Andrea Bocelli di JIExpo Ricuh: Massa Bakar Pembatas Jalan, Wartawan Terhantam Batu
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
Terkini
-
Dari Ajudan Jokowi, Kapolda Banten hingga Kapolri, Listyo Sigit Kini Jadi Tersangka
-
Bendungan Karian Menyusut, Pasokan Air Irigasi di Banten Dipastikan Aman
-
Petinggi Lama PT ABM Terseret Kasus Korupsi, Direksi Baru Janji Benahi Tata Kelola Perusahaan
-
Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Dugaan Pencabulan, Ketua PKB Mengaku Kaget
-
BUMD Banten Gandeng Perusahaan Korea Selatan, Cabai dan Tomat Lokal Dibidik Tembus Pasar Ekspor