Budi Arista Romadhoni
Sabtu, 05 September 2026 | 16:57 WIB
Tokoh Badui Saidi Putra sebagai Jaro Tanggungan 12 semasa hidup. [ANTARA/Mansyur]
Baca 10 detik
  • Tokoh adat Badui Saidi Putra meninggal dunia di RSUD Adjidarmo pada hari Jumat.
  • Jenazah almarhum dimakamkan pada Jumat sore di Kampung Cicampaka, Kabupaten Lebak, Banten.
  • Almarhum menjabat sebagai Jaro Tanggungan 12 dan memimpin ritual Seba Badui.

SuaraBanten.id - Masyarakat adat Badui di pedalaman Kabupaten Lebak, Banten, tengah berduka. Jaro Tanggungan 12 Saidi Putra (75) meninggal dunia pada Jumat (4/9/2026) setelah menjalani perawatan di RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.

Saidi Putra meninggal sekitar pukul 09.00 WIB. Jenazahnya kemudian dimakamkan pada Jumat sore di Kampung Cicampaka, Desa Kanekes, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak.

Kabar tersebut dikonfirmasi Kepala Desa Kanekes Jaro Oom yang juga merupakan tokoh masyarakat Badui.

“Kami sudah memakamkan almarhum Jaro Saidi Putra sore tadi,” kata Jaro Oom dikutip dari ANTARA di Rangkasbitung, Jumat (5/9/2026).

Kepergian Saidi menjadi kehilangan bagi masyarakat Badui. Selama ini, ia merupakan bagian dari Lembaga Adat Masyarakat Badui dengan memangku jabatan sebagai Jaro Tanggungan 12.

Posisi tersebut memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat Badui, terutama sebagai penghubung antara masyarakat adat dengan pihak luar.

Peran itu membuat Saidi menjadi salah satu tokoh yang kerap berada di garis depan ketika masyarakat Badui berinteraksi dengan pemerintah maupun pihak lainnya.

Pemimpin Ritual Seba Badui

Salah satu peran Saidi yang paling dikenal adalah keterlibatannya dalam pelaksanaan Seba Badui.

Baca Juga: 5 Alasan Wajib Nonton Tradisi Seba Baduy: Ada Barongsai, Layar Tancap, Hingga Diplomat 10 Negara

Dalam setiap perayaan Seba bersama kepala daerah, baik bupati maupun gubernur, Saidi Putra dipercaya memimpin ritual tersebut.

Tradisi Seba menjadi salah satu momen penting ketika masyarakat Badui berinteraksi dengan pemerintah daerah. Dalam posisi tersebut, Saidi tidak hanya menjalankan fungsi adat, tetapi juga menjadi figur yang menghubungkan nilai dan kepentingan masyarakat Badui dengan pihak luar.

Karena itu, wafatnya Saidi meninggalkan kehilangan tersendiri bagi komunitas adat Badui.

“Kami kehilangan figur tokoh masyarakat Badui Saidi Putra sebagai Jaro Tanggungan 12,” ujar Jaro Oom.

Dikenang sebagai Penjaga Kerukunan

Ucapan belasungkawa juga datang dari Pemerintah Kabupaten Lebak.

Load More