- Polres Lebak menangkap dua tersangka curanmor dan memburu pelaku dari dua kasus viral lainnya.
- Kapolres Lebak AKBP Arninsi menyatakan kasus curanmor masih menonjol sehingga polisi memperkuat pencegahan bersama masyarakat.
- Polisi mengimbau masyarakat menggunakan kunci ganda, memarkir di tempat aman, dan segera melapor jika menjadi korban.
SuaraBanten.id - Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial kini ditangani serius oleh Polres Lebak. Dari tiga kasus viral yang masuk dalam radar kepolisian, satu di antaranya sudah berhasil dibongkar.
Kapolres Lebak, AKBP Arninsi, menyebutkan bahwa dua tersangka dari kasus pertama sudah berhasil diamankan. Meski begitu, tim penyidik tidak lantas berpuas diri karena masih ada dua kasus lain yang pelakunya masih bebas berkeliaran.
"Kami minta doanya agar dua perkara lagi bisa tertangkap pelakunya," tutur Arninsi saat menggelar silaturahmi bersama para wartawan di Lebak, Kamis.
Polisi berjanji akan terus memburu para pelaku hingga seluruh kasus curanmor yang meresahkan masyarakat ini tuntas.
Menurut dia, pengungkapan satu perkara dengan dua tersangka tersebut belum dirilis karena polisi masih mengembangkan penanganan perkara curanmor lainnya.
Sebelumnya, pada Jumat (28/8), Polres Lebak mengungkap sejumlah perkara curanmor dengan menangkap 15 tersangka.
Arninsi mengatakan kasus curanmor masih cukup menonjol di Kabupaten Lebak sehingga kepolisian terus melakukan pengungkapan sekaligus memperkuat upaya pencegahan dengan melibatkan masyarakat, tokoh agama, dan kepala desa.
Polisi meminta masyarakat yang menjadi korban curanmor segera melapor melalui layanan Call Center 110 maupun kepolisian sektor terdekat.
Selain itu, masyarakat diimbau menggunakan kunci ganda pada sepeda motor dan memarkir kendaraan di lokasi yang aman.
Baca Juga: Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas
Menurut Arninsi, pemasangan kamera pengawas atau CCTV di rumah maupun lokasi parkir juga dapat membantu kepolisian dalam penyelidikan kasus curanmor.
"Kami meyakini pencegahan kasus curanmor dengan melibatkan semua pihak dinilai lebih efektif," katanya. [Antara].
Berita Terkait
-
Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar
-
Kades Undar Andir Serang Diciduk Polisi Usai Kepergok Beli Narkoba, Ngaku Sudah 5 Kali Pakai
Terpopuler
- Gus Kikin Pimpin PBNU, Antara Satire 'Salah Dalil' hingga Guyon 'PWNU Jatim Cabang Jakarta'
- Persib Bandung vs Seoul FC dan Melbourne Victory, Mariano Peralta Kirim Psywar
- 8 Sepatu Jalan untuk Komuter KRL dan MRT yang Empuk dan Awet
- 9 Pilihan HP Infinix RAM 8GB Kelas Entry Level Harga Rp1-3 Jutaan
- Kulkas Merek Apa yang Tidak Ada Bunga Es? Ini Pilihan dan Tips agar Tak Salah Beli
Pilihan
-
Sudah dari 2023, 'Nyelang' Jadi Napas Warga Pesisir Cilincing Demi Dapatkan Air Bersih
-
Dikepung Asap Karhutla, Pesawat Menhut Raja Juli Antoni Gagal Mendarat di Pontianak
-
Santap Siang Bareng di Rusia, Prabowo Minta Maaf ke Putin Karena Hal Ini
-
Dua Bus Transjakarta Tubrukan di Pancoran, Benarkah Sopir Mengantuk karena Cuti Duka Ditolak?
-
Bikin Cemas! Pesawat Garuda Indonesia Pecah Ban Angkut 156 Penumpang
Terkini
-
Satu Kasus Berhasil Diungkap, Polisi Masih Buru Pelaku Curanmor Viral di Lebak
-
Wakil Wali Kota Tangsel Ungkap Hibah KONI Rp12 Miliar Bermasalah
-
Tragedi Pohon Tumbang Depan BIS Serang, Satu Pekerja Tewas Tertimpa Saat Pulang Tugas
-
Gandeng Konsultan ITB Tangani Banjir, Bupati Serang Minta Langkah Ini Diduplikasi
-
Ditinggal Tidur Usai Nonton Piala Dunia, Pick Up Pengusaha Matrial Anyer Ditemukan di Pemalang