- Satlantas Polres Pandeglang resmi menunda pelaksanaan Operasi Patuh Maung 2026 yang sedianya dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Juni 2026.
- Pihak kepolisian belum memberikan penjelasan rinci mengenai alasan teknis penundaan operasi maupun jadwal pengganti untuk kegiatan razia tersebut.
- Polres Pandeglang mengimbau masyarakat tetap mematuhi aturan lalu lintas demi menjaga keamanan dan keselamatan saat berkendara di jalan raya.
SuaraBanten.id - Rencana pelaksanaan agenda besar kepolisian dalam menertibkan lalu lintas, Operasi Patuh Maung 2026, di wilayah hukum Polres Pandeglang dipastikan mengalami penundaan.
Pengendara diimbau untuk tetap mematuhi aturan meski jadwal razia terpusat ini masih dalam status pending.
Informasi tersebut dirilis secara resmi oleh Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang melalui kanal daring mereka.
Sedianya, Operasi Patuh Maung 2026 dijadwalkan berlangsung sepanjang bulan Juni 2026. Operasi ini merupakan bagian dari upaya Polri untuk meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam berkendara serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di jalan raya.
Namun, dalam pernyataan resminya, Satlantas Polres Pandeglang menyebutkan bahwa pelaksanaan operasi saat ini masuk dalam status penangguhan sementara.
Hingga kini, pihak kepolisian belum membeberkan secara rinci alasan teknis di balik penundaan tersebut maupun jadwal penggantinya.
Polres Pandeglang bersama jajaran menegaskan bahwa penegakan aturan lalu lintas secara rutin tetap berjalan. Masyarakat diminta untuk selalu mengedepankan Kamseltibcarlantas (Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas).
“Kami berharap kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas tetap tinggi. Keselamatan adalah prioritas utama kita semua,” ungkap dalam media daring, dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com.
Baca Juga: Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan
Berita Terkait
-
Update Kecelakaan SDN Sukaratu 5: Polisi Tunggu Gelar Perkara, Pengemudi Tidak Ditahan
-
Operasi Patuh Maung 2025: 38 Pengendara Terjaring, Bermain HP Jadi Pelanggaran Terbanyak
-
Tak Ingin Dinikahi, Pemuda Ini Bunuh Pacarnya di Wisma PGRI Pandeglang Banten
-
659 Kendaraan Kena Tilang Elektronik Saat Operasi Patuh Maung di Banten
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Titik Terang Hilangnya Jurnalis di Krakatau, Basarnas Temukan 4 Barang di Perairan Selat Sunda
-
Dampak El Nino Berlanjut Hingga 2027, Kekeringan Parah Ancam Seluruh Kecamatan di Tangsel
-
Pencarian Hari Ke-5 Jurnalis Hilang: SAR Perluas Sektor, Terkendala Kabut Tebal dan Angin Kencang
-
Firasat Tak Biasa Rekan Profesi Sebelum Jurnalis Antara Hilang di Krakatau: Sampai Ucap Kata Pamit
-
Komdigi Libatkan 3 Operator Seluler Lacak Sinyal HP Korban Kapal Arupadhatu 1 di Selat Sunda