- Yanti Mustati Robiyanti, anggota DPRD Kabupaten Serang, rutin mengajar mengaji bagi puluhan anak tanpa biaya sejak sepuluh tahun lalu.
- Kegiatan belajar mengaji dilakukan setiap sore hingga malam hari di kediamannya sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat sekitar.
- Yanti kini mengemban tugas sebagai anggota Komisi II DPRD Kabupaten Serang untuk memperjuangkan aspirasi pendidikan, kesehatan, dan sosial masyarakat.
SuaraBanten.id - Tak ada kata lelah untuk ibadah. Kata itulah yang mungkin pantas disematkan kepada salah satu anggota Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) DPRD Kabupaten Serang, Yanti Mustati Robiyanti.
Di tengah kesibukannya menjadi salah satu anggota lembaga legislatif di Kabupaten Serang, Yanti masih menyempatkan diri untuk mengajar ngaji untuk puluhan anak-anak di sekitar kediamannya.
Aktivitas ini telah dilakukan oleh Yanti kurang lebih sekira 10 tahun terakhir dan hingga kini masih terus menjadi agenda rutin yang tak ditinggalkan di tengah kesibukannya menjadi anggota DPRD Kabupaten Serang.
Ia kerap mulai mengajar ngaji setelah menjalankan sholat Ashar. Lebih kurang pukul 16.00-20.00 WIB ia memulai aktivitas mengajar puluhan anak di sekitar rumahnya.
Namun, aktivitas itu dibuat dua sesi pukul 16.00 hingga 17.30 WIB kemudian istirahat ketika sholat Magrib. Kemudian berlanjut lagi setelah sholat Magrib.
Mulai dari baca Iqra, Al-Quran, Surat Yasin, hingga mengajarkan praktek sholat ia berikan kepada anak didiknya. Hal ini sudah ia lakukan selama 10 tahun terakhir.
“Awalnya ibu-ibu di sekitar rumah saya minta agar anaknya di ajari mengaji. Dari hanya anak-anak tetangga saja, sekarang anak yang mengaji di rumah mencapai 40 hingga 45 anak,” katanya saat di temui di salah satu cafe di Serang, Banten, 24 Mei 2026.
Aktivitas belajar mengaji hingga praktek sholat itu juga dilakukan tanpa dipungut biaya sama sekali oleh anggota Dewan perempuan peraih suara terbanyak di DPRD Kabupaten Serang itu.
“Kurang lebih sudah 10 tahun, dari dulu tidak dipungut biaya. Dulu saja sebelum jadi anggota Dewan tidak bayar, apalagi sekarang saya sudah jadi Dewan,” papar Dewan peraih suara terbanyak di Fraksi PAN itu.
Baca Juga: Resmi Jadi Bupati Serang, Ratu Zakiyah Janji Segerakan Insentif Guru Ngaji
Pada Senin malam, Yanti biasanya hafalan Juz Amma dan rerukunan atau praktek sholat kepada anak-anak di sekitar rumahnya. Setiap malam Jumat, ia mengajak anak didiknya membaca Surat Yasin.
Pada malam-malam lainnya, Yanti mengajari anak-anak mengaji Iqra, Al-Quran. Menurutnya hal yang membuat beda adalah adanya memabaca Surat Yasin di Kamis malam dan praktek sholat tersebut.
Aktivitas yang tak bisa ditinggalkannya setelah menjadi legislator ini juga ternyata bukan hanya hadir dalam kurun waktu 10 tahun terakhir saja. Ia menceritakan ibundanya juga mengajr ngaji di kampung masa kecilnya di Ciomas.
“Kakek saya itu Kiai, uwa-uwa saja itu pada punya pesantren. Jadi mengajar ngaji ini sulit untuk saya lepaskan karen sudah menyatu dengan jiwa saya,” kata mantan buruh pabrik yang kini menjabat dewan ini.
Dalam kesempatan itu, Yanti juga mengungkapkan beberapa alasan dirinya tetap meluangkan waktu di tengah aktivitas kepartaian hingga di DPRD Kabupaten Serang.
“Saya berat meninggalkannya (mengajar ngaji-red). Saya merasa punya tanggung jawab, sudah menyatu dengan jiwa saya. Terus ibu-ibu sini juga bilang anak-anak mereka cuma ingin mengaji dengan saya,” ungkap perempuan yang pernah menjadi karyawan apotek ini.
Berita Terkait
-
Resmi Jadi Bupati Serang, Ratu Zakiyah Janji Segerakan Insentif Guru Ngaji
-
Ratu Zakiyah dan Najib Hamas Dilantik Jadi Bupati dan Wakil Bupati Serang Besok
-
Ditunjuk Gubernur Banten, Rudy Suhartanto Jadi Plh Bupati Serang
-
JRDP Soal Ratu Tatu Chasanah Mangkir Panggilan Bawaslu, Singgung Moral Bupati Serang ke Masyarakat
-
Mangkir dari Panggilan Bawaslu, Pengamat Sebut Bupati Serang Harusnya Jaga Reputasi
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Modus Jual Sembako Tak Setor Hasil, Kejati Banten Tahan Tersangka Korupsi PT ABM Rp6,8 M
-
Kampung Somang yang Tenggelam di Bendungan Karian Kembali Muncul, Ini Penjelasan Pengelola
-
Pimpin PUTRI Banten, Nana Sunjana Target Pariwisata Dongkrak Ekonomi Masyarakat
-
Tak Nyangka Diberi Rumah dan Mobil, Atlet Difabel Handayani: Ini Motivasi Buat Terus Berprestasi
-
Dari Serang, Jakarta hingga Sukabumi: Kronologi Polresta Serang Kota Gagalkan Peredaran 8,8 Kg Sabu