Andi Ahmad S
Selasa, 19 Mei 2026 | 20:57 WIB
Ilustrasi Babak Baru Kasus Mayat Wanita di Serang. [Envato]
Baca 10 detik
  • Warga menemukan jasad perempuan berinisial BB yang tergantung di pohon, Kampung Pakel Mesjid, Serang, pada Senin (18/5/2026).
  • Polisi memastikan cairan hitam pada tubuh korban adalah hasil proses pembusukan alami, bukan berasal dari oli bekas.
  • Polresta Serang Kota sedang melakukan pendalaman serta menunggu hasil autopsi untuk memastikan adanya dugaan tindak pidana pembunuhan.

SuaraBanten.id - Polisi pastikan cairan berwarna hitam pekat yang menyelimuti jasad perempuan yang ditemukan tergantung di pohon di kebun warga di Kampung Pakel Mesjid, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, bukanlah oli bekas, melainkan cairan tubuh akibat proses pembusukan.

Sebelumnya, warga dibuat heboh dengan penemuan mayat perempuan yang tergantung dengan kondisi tubuh berlumuran cairan berwarna hitam pekat dan kerudung menutupi muka serta mengeluarkan bau tak sedap pada Senin (18/5/2026) kemarin sore.

Kasatreskrim Polresta Serang Kota Kompol Alfano Ramadhan mengatakan, cairan berwarna hitam pekat di sekujur tubuh korban merupakan cairan yang keluar dari dalam tubuh karena adanya proses pembusukan.

Sekedar informasi, mayat membusuk biasanya mengeluarkan cairan karena proses penguraian jaringan dan organ tubuh yang hancur oleh bakteri serta enzim. Penumpukan gas akibat aktivitas bakteri tersebut menciptakan tekanan yang mendorong cairan kotor keluar dari tubuh melalui hidung, mulut dan pori-pori kulit.

"Untuk cairan hitam di sekujur tubuhnya itu bukan oli, melainkan cairan tubuh korban yang mengalami pembusukan," kata Alfano dihubungi wartawan, Selasa (19/5/2026).

Alfano mengaku, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan pendalaman terhadap kematian korban, termasuk menemukan adanya kemungkinan tindak pidana pembunuhan.

Namun, kata Alfano, pihaknya belum bisa memastikan adanya unsur pembunuhan dalam kematian korban lantaran masih menunggu hasil autopsi dari Rumah Sakit Bhayangkara.

"Masih kami lakukan pendalaman (adanya dugaan pembunuhan). Korban juga sudah dibawa ke rumah sakit untuk diautopsi, kita tunggu hasilnya keluar," kata Alfano.

Identitas Korban Terungkap, Telah Hilang Selama Sepekan

Baca Juga: Misteri Mayat Perempuan Berlumur Oli di Cipocok Jaya Serang, Wajah Tertutup Kerudung

Sementara itu, identitas korban berjenis kelamin perempuan tersebut akhirnya terungkap setelah salah satu keluarga mengenali ciri-ciri fisik saat jasad ditemukan warga.

Hal itu diakui oleh keluarga korban, Andri, warga Kampung Pakel Mesjid. Menurutnya, korban merupakan anggota keluarga berinisial BB (41) yang telah hilang sejak 11 Mei 2026 lalu.

"Iya, udah hilang kabar dari Minggu lalu," kata Andri.

Andri mengaku, pihak keluarga menduga kematian korban diakibatkan pembunuhan lantaran melihat sejumlah luka memar di beberapa bagian tubuh, meski saat ditemukan dalam keadaan tergantung di sebuah pohon.

"Ada memar di beberapa bagian tubuh. Keluarga curiga korban ini dibunuh," ujar Andri.

Kontributor : Yandi Sofyan

Load More