- DJBC menggagalkan 32 kasus penyelundupan ekspor emas ilegal senilai Rp846,94 miliar dari Januari hingga Agustus 2026.
- Bea Cukai Soekarno-Hatta menggagalkan ekspor emas ilegal tanpa dokumen seberat 22,317 kg pada 13 Agustus 2026.
- Penyelidikan mengungkapkan adanya keterlibatan petugas bandara, sehingga DJBC memperketat pengawasan serta koordinasi lintas pemangku kepentingan.
SuaraBanten.id - Langkah tegas diambil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan dalam mengamankan kekayaan negara. Sepanjang periode Januari hingga Agustus 2026, DJBC berhasil menggagalkan sebanyak 32 kasus upaya penyelundupan ekspor emas ilegal dengan total nilai keekonomian mencapai Rp846,94 miliar.
Direktur Jenderal Bea dan Cukai, Djaka Budhi Utama, mengungkapkan penindakan masif ini merupakan bentuk komitmen ketat pemerintah dalam mengawasi keluar-masuknya komoditas bernilai tinggi dari tanah air.
"Kami berhasil menggagalkan sekitar 32 kasus dengan total nilai keekonomian Rp846,94 miliar," ujar Djaka Budhi Utama dilansir dari Antara, Selasa (18/8/2026).
Menurut Djaka, jumlah penindakan itu meningkat secara signifikan dalam kurun waktu setahun. Bila dibandingkan catatan periode yang sama pada tahun lalu, Bea Cukai menggagalkan sekitar empat kasus penyelundupan emas.
Teranyar, Bea Cukai menggagalkan upaya ekspor emas batangan (cast bar) yang tidak dilengkapi dokumen kepabeanan dan perizinan dengan total barang bukti emas sebanyak 22,317 kilogram (kg) di Terminal 3 Keberangkatan Internasional Bandara Soekarno-Hatta, Banten, pada Kamis (13/8).
Sebelumnya, pada 10-11 Agustus 2026, Bea Cukai Soekarno-Hatta bersama Aviation Security (Avsec) juga menggagalkan dua upaya ekspor emas dengan total barang hasil penindakan mencapai 23,793 kg dengan perkiraan nilai pasar mencapai Rp63 miliar.
Pendalaman Bea Cukai pun menemukan adanya keterlibatan petugas bandara dalam aksi penyelundupan tersebut. Djaka mengatakan akan terus menelusuri pihak-pihak yang berada di balik jaringan ini serta mengambil tindakan tegas sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dia juga menyebut akan terus meningkatkan upaya pengawasan, termasuk dengan mengoptimalkan analisis data penumpang, pengawasan berbasis risiko, pemeriksaan selektif, serta koordinasi dan pertukaran informasi dengan para pemangku kepentingan.
Selain itu, pihaknya juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat dan pengguna jasa agar kegiatan ekspor serta pembawaan barang ke luar negeri berlangsung secara legal, transparan, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Baca Juga: Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
“Bea Cukai dengan stakeholder yang ada di bandara akan terus memperketat terhadap potensi-potensi penerimaan negara yang akan hilang yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tuturnya.
Tag
Berita Terkait
-
Sembunyikan Emas Rp63 Miliar di Anus dan Kemaluan, 7 WNA China Ditangkap di Bandara Soetta
-
Ada Orang Dalam Bandara, Petugas KLIA Teridentifikasi Bantu Kopilot Selundupkan Ekstasi ke Indonesia
-
Pilot Malaysia Terbangkan Pesawat ke Indonesia dalam Kondisi Positif Kokain hingga Ekstasi
-
Tergiur Upah Rp220 Juta, Pilot Asal Malaysia Nekat Selundupkan 25 Kg Ekstasi ke Indonesia
-
Libur Sekolah Dongkrak Mobilitas Udara, Jutaan Penumpang Diprediksi Padati Bandara
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Ratusan Ribu Warga Banten Terpapar Influenza A, Dinkes: Penularan Cepat
-
BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir
-
Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari
-
BRI-KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka