- InJourney Airports memproyeksikan 5,46 juta penumpang akan memadati 37 bandara selama masa libur sekolah 29 Juni–11 Juli 2026.
- Lonjakan jumlah penumpang dan 41 ribu pergerakan pesawat tersebut mencerminkan peningkatan minat masyarakat dalam melakukan perjalanan wisata domestik.
- Pengelola bandara memperkuat operasional serta menyelenggarakan program tematik di tujuh bandara utama untuk meningkatkan pengalaman berlibur para penumpang.
SuaraBanten.id - Masa libur sekolah diperkirakan menjadi momentum lonjakan mobilitas masyarakat melalui jalur udara. PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memproyeksikan sebanyak 5,46 juta penumpang akan memadati 37 bandara yang dikelolanya selama periode 29 Juni hingga 11 Juli 2026.
Angka tersebut meningkat sekitar 9,72 persen dibandingkan hari-hari normal sepanjang 2026. Sejalan dengan kenaikan jumlah penumpang, pergerakan pesawat juga diperkirakan mencapai sekitar 41 ribu penerbangan atau tumbuh 6,25 persen.
Direktur Utama InJourney Airports Mohammad R Pahlevi mengatakan lonjakan tersebut menunjukkan tingginya minat masyarakat untuk berwisata dan melakukan perjalanan selama masa liburan sekolah.
"Masa libur sekolah menjadi salah satu periode puncak pergerakan penumpang. Karena itu seluruh aspek operasional dan pelayanan telah kami siapkan untuk memastikan perjalanan berlangsung aman dan nyaman," ujarnya dikutip dari ANTARA.
Mengantisipasi peningkatan trafik, InJourney Airports memperkuat pengaturan slot penerbangan, pergerakan pesawat di apron, serta kesiapan personel termasuk petugas Aviation Security (Avsec).
Tak hanya fokus pada operasional, pengelola bandara juga berupaya menjadikan bandara sebagai bagian dari pengalaman berlibur. Melalui kampanye Festive Event School Holiday bertema Sweet Departure, sejumlah bandara akan menghadirkan konsep ramah keluarga dengan dekorasi tematik, area foto, edukasi bandara bagi anak-anak, hingga berbagai aktivitas hiburan.
Program tersebut akan berlangsung di tujuh bandara utama, yakni Bandara Soekarno-Hatta, I Gusti Ngurah Rai Bali, Kualanamu, Juanda Surabaya, Yogyakarta International Airport (YIA), Sultan Hasanuddin Makassar, dan SAMS Sepinggan Balikpapan.
Lonjakan trafik selama libur sekolah ini juga menjadi indikator positif bagi sektor pariwisata nasional. Tingginya mobilitas udara menunjukkan aktivitas perjalanan domestik masih menjadi salah satu motor penggerak ekonomi, khususnya di destinasi wisata yang menjadi tujuan utama keluarga selama musim liburan.
Baca Juga: Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Perkuat Ekosistem Perumahan Jakarta, Dukung Program 3 Juta Rumah
-
Pria Tewas Terjatuh dari Lantai 4 Mall Ramayana Serang Usai Pesta Miras
-
Temuan Jenazah di Pulau Enggano Belum Terkonfirmasi, DVI Masih Uji DNA Korban KM Arupadhatu 1
-
Dukung Olahraga Nasional, BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil