- Pemuda Betawi asal Pinang, Rasman Susandi, resmi menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang periode 2026-2031.
- Praktisi hukum tersebut mendedikasikan dirinya untuk mengabdi dan berkontribusi langsung dalam membina keberagaman masyarakat muslim di Banten.
- Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan bahwa PCNU merupakan mitra penting pemerintah dalam membangun akhlak dan karakter masyarakat.
SuaraBanten.id - Menjalani pendidikan di tengah-tengah Nahdlyin sejak kecil, pemuda Betawi asal Pinang, Rasman Susandi kini terlibat langsung menjadi salah satu motor penggerak Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama atau PCNU Kota Tangerang.
Rasman Susandi kini menjabat sebagai Wakil Ketua PCNU Kota Tangerang periode 2026-2031. Ia mengaku siap menjadi motor penggerak di salah satu ormas Islam terbesar di Indonesia ini.
Kata Rasman, tradisi kental Nahdliyin telah ia amalkan sejak usia dini. Selain memang warisan orang tua, ke NU-an Rasman didapat dari guru-guru dan pengasuh di beberapa Pondok Pesantren tempatnya mengenyam pendidikan.
“Dari kecil Saya sudah menjadi warga Nahdliyin, saya juga santri alumni pesantren Al Munawwariyah Malang, Jawa Timur,” ungkap pria berprofesi sebagai praktisi hukum ini.
Pengabdian Rasman di PCNU Kota Tangerang bukan tanpa alasan, ia ingin ikut andil dalam keberagamaan dan keragaman masyarakat muslim di Provinsi Banten khususnya di Kota Tangerang.
“Saya ingin mengabdikan diri di NU, keinginan itu muncul sejak saya menjadi pengurus NU tahun 2023 dari tingkat kecamatan di majlis wakil cabang Nahdlatul Ulama Kecamatan Pinang sampai dengan saat ini menjadi wakil ketua PCNU Kota Tangerang,” jelasnya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang, Sachrudin mengungkapkan, harapan dan keinginanya terhadap kepengurusan PCNU Kota Tangerang yang baru dilantik di Pondok Pesantren Malika.
Sachrudin menegaskan kehadiran ormas agama termasuk NU di Kota Tangerang memiliki peran penting dalam mendukung pembangunan Kota.
Menurutnya pembangunan kota tidak hanya berkaitan dengan infrastruktur, namun juga pembentukan akhlak dan karakter masyarakat yang dapat diarahkan oleh para pemuka agama dan tokoh ormas keagamaan.
Baca Juga: Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
“Peran ulama, para kiai, pondok pesantren, dan organisasi keagamaan sangat penting. Kami memandang mereka bukan sekadar penerima program pemerintah, tetapi mitra dalam membangun masyarakat dan Kota Tangerang,” tegas Sachrudin.
Berita Terkait
-
Sikat Pemodal Kakap, Kementerian ESDM Usut Tuntas Rantai Bisnis Emas Ilegal Rp846 Miliar
-
Bantah Isu Pisah dari NKRI, Ini 6 Pesan Penting Sultan Banten ke-18 untuk Masyarakat
-
Mau Mutasi Kendaraan Luar Banten? Ada Diskon Pajak Hingga 40 Persen Mulai 18 Agustus
-
Nekat Kabur Ketika Hendak Dibawa ke Rutan, Begini Nasib Tahanan Pencurian di PN Serang
-
Tepis Isu Memisahkan Diri, Sultan Banten ke-18 Tegaskan Komitmen Setia pada NKRI
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
BRI Dekatkan Perbankan ke Pelosok, Ini Contoh BRILink Agen yang Jadi Ujung Tombak di Indragiri Hilir
-
Pengadaan Mamin Rp15,26 Miliar di Pemkab Tangerang Dilaporkan ke Kejari
-
BRI-KPK Perkuat Budaya Antikorupsi lewat PELOPOR 2026
-
Apes! Perampok WNA di Kawasan Citra Raya Cikupa Berhasil Diringkus, Kini Resmi Berstatus Tersangka
-
Tertangkap Basah Maling di Pesawat Rute TaipeiJakarta, WNA China Ditolak Masuk Bandara Soetta