Andi Ahmad S
Selasa, 19 Mei 2026 | 16:18 WIB
Proses Evakuasi Mayat di Serang Banten
Baca 10 detik
  • Warga menemukan mayat perempuan tergantung di pohon kebun wilayah Cipocok Jaya, Serang, pada Senin petang, 18 Mei 2026.
  • Kondisi jasad ditemukan dalam keadaan membusuk, berbau tak sedap, serta sekujur tubuhnya berlumuran cairan hitam menyerupai oli.
  • Polsek Cipocok Jaya membawa jenazah ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna mengungkap identitas dan penyebab kematian korban.

SuaraBanten.id - Warga Kampung Pakel, Kelurahan Gelam, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang digegerkan dengan penemuan sesosok mayat perempuan tergantung di sebuah pohon di kebun milik warga pada Senin (18/5/2026) petang.

Saat ditemukan, kondisi jasad perempuan tersebut sudah mengeluarkan bau tak sedap dan hampir membusuk. Bahkan, sekujur tubuhnya dipenuhi oleh cairan berwarna hitam pekat yang menyerupai oli.

Salah seorang warga setempat, Juli mengatakan, mayat perempuan tersebut ditemukan pertama kali oleh seorang warga yang sedang mencari rumput untuk pakan ternak pada pukul 17.30 WIB.

"Ditemukan sudah tergantung. Kondisinya hitam, bau dan membusuk," kata Juli, Senin (18/5/2026) malam.

Menurut Juli, terdapat kejanggalan pada kondisi mayat perempuan saat ditemukan lantaran pakaian yang digunakan diolesi cairan pekat berwarna hitam yang diduga oli. Ia menduga, kematian korban sudah beberapa hari lalu lantaran sudah mengeluarkan bau tak sedap.

"Bajunya kayak diolesi oli. Terus kerudungnya menutupi muka saat tergantung. Sepertinya, meninggalnya sudah beberapa hari," ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Cipocok Jaya AKP Juwandi mengatakan, sampai saat ini pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui identitas korban dan penyebab pasti kematiannya tersebut.

Menurutnya, olah tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan untuk mencari petunjuk dalam mengungkap kasus tersebut, termasuk melakukan proses identifikasi awal dan saat ini akan dilakukan proses autopsi terhadap jasad korban.

"Korbannya perempuan, ditemukan warga menjelang Maghrib. Masih dalam tahap penyelidikan. Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk diautopsi guna mengetahui penyebab kematiannya," ungkap Juwandi.

Baca Juga: Uang Rp1 M Disimpan di Kardus, Ini Siasat Abah Jempol Kelabui Korban Seleksi Akpol

Kontributor : Yandi Sofyan

Load More