- Banjir melanda 350 keluarga di Perumahan Taman Mangu Indah, Tangerang Selatan, akibat meluapnya Sungai Ciputat pada 30 April 2026.
- Warga menilai pembangunan masif di kawasan Bintaro Jaya menyebabkan aliran sungai berubah dan memicu banjir di lingkungan mereka.
- DPRD Kota Tangerang Selatan menyelidiki dugaan perubahan fungsi aliran Sungai Ciputat menjadi lahan kawasan Bintaro Jaya Xchange Mall.
“Mulai banyak rumah yang pasang plang dijual itu, dua tahun terakhir ini. Tapi ya gitu, nggak cepat laku,” katanya.
Temuan DPRD Perubahan Aliran Sungai Ciputat
Nestapanya warga Taman Mangu Indah ini seolah terkait dengan temuan hasil sidak anggota panitia khusus (Pansus) Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) DPRD Kota Tangsel pada Selasa 21 April 2026.
Mereka menemukan adanya perubahan fungsi aliran Sungai Ciputat dan kini menjadi darat masuk ke dalam area Bintaro Jaya XChange Mall milik PT Jaya Real Property, Tbk.
"Hari ini kita lihat di Bintaro ini di wilayah Pondok Aren kita ada perubahan aliran air, dari yang tadinya lurus jadi belok. Kita sudah cek di linimasa timeline ke belakang, memang ada beberapa perubahan fungsi sungai," kata Ketua Pansus RTRW DPRD Kota Tangsel Ahmad Syawqi.
Adanya perubahan fungsi aliran Sungai Ciputat ini tengah menjadi sorotan publik. Sementara pihak PT. Jaya Real Property, Tbk bersikukuh bahwa temuan itu bukan perubahan fungsi, melainkan penataan.
“Izinnya sudah ada cukup lama. Bukan perubahan aliran sebenarnya, ini penataan istilahnya. Jadi bukan perubahan. Persepsinya yang kadang-kadang mungkin memang karena belum tahu,” kata Manajer Perencanaan PT JRP Virona Pinem usai rapat di DPRD Kota Tangsel, Rabu 22 April 2026.
Hingga saat ini belum ada keputusan dan hasil pasti terkait perubahan fungsi aliran Sungai Ciputat menjadi are darat kawasan Bintaro Jaya Xchange Mall itu.
Kontributor : Wivy Hikmatullah
Baca Juga: Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
Berita Terkait
-
Siapa yang Bermain? Polemik Kali Ciputat Jadi Ajang 'Saling Serang' Dewan vs Pengembang
-
Menegangkan! Evakuasi Bayi 3 Hari Lewat Jendela Saat Banjir 1 Meter Kepung Ciledug
-
Lawan Preman di Ciputat, Pedagang Ditusuk di Depan Kantor Wali Kota Tangsel
-
PKS Cilegon Bagi-bagi TakJil ke Korban Banjir Hingga Ojol
-
Serang Dikepung Banjir! 2.682 Rumah Terendam dan 9.184 Jiwa Terdampak Cuaca Ekstrem
Terpopuler
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Takut Birokrasi Ribet dan Jalan Rusak, Warga Bawa Jenazah Bocah 8 Tahun Pakai Motor
-
Gawat! 50 Persen SPPG di Banten Belum Punya Sertifikat Laik Higiene Sanitasi
-
Organisasi Indonesia Tionghoa Ikut Tingkatkan SDM, Gandeng Lemhanas Siapkan Beasiswa Hingga S3
-
Viral Tudingan Pakai APBN untuk Konser K-Pop, Ini 6 Fakta Klarifikasi Wagub Banten Soal Putrinya
-
Dimyati Natakusumah Tepis Isu Anaknya Pakai Uang Negara Demi Nonton K-Pop di Korsel