Andi Ahmad S
Rabu, 01 April 2026 | 21:49 WIB
Buapti Lebak Hasbi (tengah) usai menggelar pertemuan di rumah wakil bupati Amir Hamzah (kiri) didampingi Pj Sekda (kanan) [Yandi Sofyan/SuaraBanten]
Baca 10 detik
  • Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, mengunjungi Wakil Bupati Amir Hamzah di kediamannya pada Rabu (1/4/2026).
  • Pertemuan tertutup tersebut dilakukan untuk meredakan ketegangan politik pasca insiden cekcok saat acara halal bihalal sebelumnya.
  • Keduanya sepakat mengakhiri perselisihan personal demi fokus menjaga stabilitas pemerintahan dan kepentingan masyarakat Kabupaten Lebak bersama-sama.

SuaraBanten.id - Upaya meredakan ketegangan politik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lebak terus berlanjut. Setelah insiden cekcok terbuka di acara halal bihalal pada Senin (30/3/2026) lalu, Bupati Lebak, Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya, secara proaktif mendatangi kediaman Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah di Kampung Kadupageran, Kelurahan Rangkasbitung, Kecamatan Rangkasbitung, pada Rabu (1/4/2026).

Kunjungan ini menjadi sinyal positif rekonsiliasi di pucuk pimpinan daerah.

Bupati Hasbi datang tidak sendiri. Ia ditemani oleh Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lebak Halson Nainggolan dan sejumlah tokoh ulama, menunjukkan bahwa upaya penyelesaian konflik ini juga melibatkan pihak ketiga yang netral dan dihormati.

Pertemuan antara Bupati dan Wakil Bupati berlangsung empat mata secara tertutup, memberikan ruang bagi diskusi yang lebih personal dan mendalam.

Usai pertemuan, Bupati Hasbi mengaku dirinya telah berbicara dengan Amir Hamzah. Ia menyatakan bahwa keduanya telah menyepakati bersama bagaimana menjaga kondusifitas dan stabilitas pemerintahan demi masyarakat Kabupaten Lebak.

"Kita sudah bahas berdua, antara bupati dan wakil bupati, kita memahami tugas masing-masing, tapi atas nama pribadi, saya menyatakan dan pak wakil bupati, kita akan fokus bekerja untuk rakyat, menjaga stabilitas pemerintah, bahwa apa yang terjadi hari kemarin sudah berlalu," kata Hasbi kepada wartawan, Rabu (1/4/2026).

"Saya sudah menyampaikan kepada pak wakil kita harus kembali kondusif untuk kepentingan masyarakat Lebak dan Pemerintah Daerah Kabupaten Lebak," imbuhnya.

Kendati tidak memberikan jawaban tegas terkait apakah keduanya sudah saling memaafkan, namun Hasbi mengatakan, perselisihan antara dirinya dengan Amir Hamzah sudah selesai karena lebih memilih untuk fokus bekerja sebagai kepala daerah Kabupaten Lebak.

"Saya sampaikan ke pak wakil, kalau hari kemarin adalah tanggung jawab saya, begitu lah. Jadi alhamdulillah pak wakil sebagai wakil bupati dan juga sebagai senior memahami kondisi, dan kami juga sudah sepakat kembali untuk mengutamakan kepentingan rakyat," ungkapnya.

Baca Juga: Etika Bupati Lebak Hasbi Dinilai Meresahkan, Ulama dan Aktivis Diminta Bersatu Lakukan Pemakzulan

"Urusan personal antara Hasbi dan Pak Amir itu sudah selesai. Saya juga memberanikan datang ke rumah pak wakil, saya merasa beliau selain sebagai wakil bupati, juga sebagai senior, orang tua. Insha Allah kami fokus bekerja, fokus menjaga stabilitas Pemerintah Kabupaten Lebak," lanjut Hasbi.

Hasbi menyampaikan, dirinya memberikan apresiasi terhadap sikap Amir Hamzah yang mau menerima kehadirannya serta mau kembali bersama untuk memimpin Kabupaten Lebak hingga masa jabatan selesai.

"Saya sangat mengapresiasi kelegowoan Pak Amir sebagai wakil bupati dan sebagai orang tua, bahwa kami fokus untuk bekerja demi masyarakat Lebak," ucapnya.

Selain itu, Hasbi pun berjanji akan memperbaiki cara komunikasinya di masa mendatang agar tidak menimbulkan perselisihan di internal Pemerintah Kabupaten Lebak untuk mewujudkan visi misi yang sudah digaungkan pasca dilantik sebagai bupati.

"Sebagai manusia, saya akui saya bukan makhluk yang sempurna. Saya sudah sampaikan tadi bicara empat mata dengan Pak Amir, kami ke depan harus memperbaiki, baik komunikasi, sikap maupun lain-lain," tuturnya.

"Bagaimana Kabupaten Lebak bisa ruhay kalau pemimpinnya tidak rukun, nati jadi uhay, R-nya hilang, ini sayang," tandasnya.

Load More