- Empat wisatawan asal Jakarta diamankan warga Kramatwatu pada Kamis malam karena mencuri kabel di Serang.
- Para pelaku mengaku mencuri kabel karena kehabisan biaya pulang setelah berwisata di wilayah Banten.
- Polisi kini sedang mendalami kasus pencurian kabel tersebut dan memproses hukum keempat wisatawan yang tertangkap.
SuaraBanten.id - Sebuah insiden pencurian yang melibatkan wisatawan menggegerkan warga Kramatwatu, Kabupaten Serang. Empat wisatawan asal Jakarta nekat mencuri kabel di dekat toko material di Jalan Raya Serang–Cilegon, setelah mengaku kehabisan ongkos untuk pulang.
Aksi mereka dipergoki warga pada Kamis (26/3/2026) malam, dan segera diamankan oleh pihak kepolisian.
Kanit Reskrim Polsek Kramatwatu, Ipda Andri Setiawan, memastikan bahwa polisi sudah mengamankan keempat pelaku.
Warga memergoki para pelaku di atap bangunan kosong yang berada di dekat toko material di Jalan Raya Serang–Cilegon.
Diduga, mereka mengambil kabel dari bagian atap bangunan tersebut. Warga yang curiga dengan aktivitas mencurigakan itu langsung mengepung dan sempat melayangkan pukulan sebelum polisi datang mengamankan situasi.
Keempat pelaku tersebut berinisial AG (30), LK (26), HA (26), dan HR (19), semuanya berasal dari Jakarta. Mereka diketahui datang ke Banten untuk berwisata.
Dari pemeriksaan awal, para pelaku mengaku bahwa motif mereka melakukan pencurian adalah karena kehabisan ongkos setelah berwisata dari Anyer dan hendak pulang ke Jakarta.
Situasi keuangan yang menipis setelah berlibur mendorong mereka untuk mengambil jalan pintas yang melanggar hukum.
"Saat ini kami periksa untuk mendalami kasusnya,” ujarnya dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Jumat (27/3/2026).
Baca Juga: Ngeri! Setiap Warga Tangerang Sumbang 0,7 Kg Sampah, Total 2.700 Ton Sehari
Polisi kini mendalami peran masing-masing pelaku dalam aksi pencurian ini dan menyiapkan proses hukum lebih lanjut.
Berita Terkait
-
Ngeri! Setiap Warga Tangerang Sumbang 0,7 Kg Sampah, Total 2.700 Ton Sehari
-
Resmi Ditutup Hari Ini! Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Kembali Masuk Tahap Konstruksi
-
Modus Kurir Sabu 71 Kg di Merak Terbongkar, Polisi Gagalkan Peredaran Saat Ramadan
-
Enaknya! Lebaran Usai, 50 Persen ASN Pemprov Banten Masih WFA Hingga 27 Maret
-
Jaga Gerbang Mudik 2026, Polisi Amankan Sabu Jumbo dan Senjata Api di Dermaga Eksekutif
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
7 Rekomendasi Sepatu Lokal 2026 yang Kualitasnya Geser Brand Luar Negeri
-
Ngapel Berujung Sel! Pemuda Lebak Banten Diciduk Polisi Usai Kepergok Kakak Pacar
-
Nasib Tragis Pasutri Eks Pejabat Serang, Masuk Bui Gara-Gara Urusan Tanah 1.560 Meter
-
5 Rekomendasi Sepatu Lokal Terbaik Mei 2026: Kualitas Bintang Lima untuk Anak Muda Kalcer
-
Tabrak Kerumunan Siswa SD Hingga Tewas, Kadis di Pandeglang Jadi Tersangka Tapi Tak Ditahan