- Kabupaten Tangerang menghasilkan estimasi 2.700 ton sampah harian, dihitung berdasarkan 0,7 kg per penduduk per hari.
- DLHK Kabupaten Tangerang hanya mampu mengangkut sekitar 1.200 hingga 1.300 ton sampah dari total produksi harian tersebut.
- Pemerintah menyiagakan 1.000 petugas kebersihan dan 300 armada pengangkut untuk antisipasi volume sampah di lokasi wisata.
SuaraBanten.id - Kabupaten Tangerang menghadapi tantangan serius dalam pengelolaan sampah, di mana volume limbah yang dihasilkan dari aktivitas penduduk mencapai angka mencengangkan.
Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kabupaten Tangerang, Banten, mencatat bahwa setiap harinya, daerah tersebut menghasilkan sampah sebesar 2.700 ton.
Angka ini bahkan mengalami peningkatan pasca-Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kepala DLHK Kabupaten Tangerang, Ujat Sudrajat, di Tangerang pada Jumat, menjelaskan metode estimasi volume sampah tersebut.
"Kalau berdasarkan estimasi hitungan di mana setiap orang menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari. Maka keluar hitungan estimasi 2.700 ton sampah per harinya," kata Ujat Sudrajat, dilansir dari Antara.
Menurut Ujat Sudrajat, dengan estimasi 2.700 ton produksi sampah per harinya, maka volume sampah yang ada di Kabupaten Tangerang mengalami peningkatan sekitar 200 ton pasca Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
"Tidak terlalu signifikan dikarenakan, sebagian besar masyarakat di Kabupaten Tangerang telah pergi mudik ke kampung halamannya masing-masing," jelasnya.
Ia bilang, saat ini Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya berhasil mengangkut setiap harinya sebanyak 1,300 ton sampah dari tingkat volume 2,700 ton sampah yang ada.
"Sebetulnya volume sampah yang berhasil kita angkut per harinya sekitar 1,200 hingga 1,300 ton," ucapnya.
Baca Juga: Resmi Ditutup Hari Ini! Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Kembali Masuk Tahap Konstruksi
Sebagai antisipasi lonjakan sampah, kata Ujat, pihaknya telah mempersiapkan sebanyak 1.000 personel petugas kebersihan dan 300 armada pengangkut sampah diseluruh lokasi wisata yang ada di Kabupaten Tangerang.
"1.000 personel tersebut terdiri dari gabungan petugas pengangkut sampah dan petugas penyapu jalan. Jadi 300 orang dari pesapon (penyapu jalan) dan 700 sisanya petugas pengangkut sampah," ungkapnya.
Selain menyiagakan, 1.000 personil 300 armada truk sampah, DLHK Kabupaten Tangerang juga tengah menata lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk secara maksimal
"Dari DLHJ ada 240 unit dan sisanya 60 unit armada dari kecamatan untuk ikut membersihkan sampah," kata dia.
Berita Terkait
-
Resmi Ditutup Hari Ini! Tol Serang-Panimbang Seksi 2 Kembali Masuk Tahap Konstruksi
-
Modus Kurir Sabu 71 Kg di Merak Terbongkar, Polisi Gagalkan Peredaran Saat Ramadan
-
Enaknya! Lebaran Usai, 50 Persen ASN Pemprov Banten Masih WFA Hingga 27 Maret
-
Jaga Gerbang Mudik 2026, Polisi Amankan Sabu Jumbo dan Senjata Api di Dermaga Eksekutif
-
Kisah Andi di Pantai Anyer: Mengais Rezeki dari Papan Seluncur Saat Musim Libur Lebaran
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL
-
Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi
-
Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD
-
Motor Hantam Forklift di Jalan Raya Serang-Tangerang, Pasangan Suami Istri Tewas
-
DPRD Banten Soroti Tukin Kepala Sekolah SMA dan SMK Rp14,5 Juta, Minta Dievaluasi