- Pantai Anyar, Serang, Banten ramai dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran untuk rekreasi dan melepas penat.
- Pelaku usaha lokal seperti Andi mengalami peningkatan pendapatan signifikan, mencapai Rp500 ribu per hari dari persewaan papan seluncur.
- Keramaian Lebaran tahun ini dinilai lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya karena kondisi cuaca yang bersahabat dan tanpa pembatasan.
SuaraBanten.id - Suasana di pesisir Pantai Anyar, Kabupaten Serang, Banten saat libur lebaran ini dipenuhi dengan riuh tawa wisatawan yang bercampur dengan debur ombak.
Pemandangan ini menjadi penanda jelas datangnya musim libur Lebaran, di mana destinasi wisata pantai selalu menjadi magnet utama bagi masyarakat yang ingin melepas penat setelah arus mudik dan silaturahmi.
Di sepanjang garis pantai, warna-warni ban pelampung, papan seluncur, hingga banana boat tersusun rapi, menunggu giliran digunakan oleh para pengunjung yang datang silih berganti.
Bagi sebagian besar orang, liburan ini adalah momen untuk melepas penat dan menikmati kebersamaan. Namun, bagi Andi, seorang warga lokal yang menyediakan jasa persewaan di pantai, ini adalah waktu panen.
Sejak pagi, ia sudah berdiri di bibir pantai, memantau ombak sekaligus menawarkan papan seluncur kepada wisatawan.
Tangannya cekatan membantu pengunjung yang ingin mencoba bermain di tepian laut, sementara matanya sesekali mengarah ke garis ombak yang perlahan meninggi, memastikan keamanan pengunjungnya.
"Kalau menurut saya cukup ramai. Banyak yang datang dari luar daerah seperti Jakarta dan Bogor, tapi masyarakat asli Banten juga banyak,” ujar Andi, dilansir dari BantenNews -jaringan Suara.com, Selasa (24/3/2026).
Andi bukan satu-satunya yang sibuk. Di sekelilingnya, puluhan pelaku usaha serupa tampak berlomba menarik perhatian wisatawan.
Ada yang menawarkan banana boat, ada pula yang menyewakan ban dan wahana air lainnya. Semua memiliki tujuan yang sama memanfaatkan momen libur panjang.
Baca Juga: Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
Dengan tarif Rp20 ribu per orang untuk papan seluncur tanpa batas waktu, Andi berusaha tetap menjaga harga agar terjangkau. Baginya, kepuasan pengunjung adalah kunci agar mereka kembali lagi di lain waktu.
Namun di balik tarif yang terlihat sederhana, tersimpan lonjakan pendapatan yang signifikan. Dalam sehari, Andi bisa membawa pulang hingga Rp500 ribu—angka yang terasa jauh berbeda dibanding hari biasa.
“Perbedaannya jauh, hari biasa tidak sampai seratus ribu,” katanya, sambil tersenyum.
Keramaian mulai terasa sejak H-1 Lebaran. Meski sempat sedikit menurun, Andi meyakini puncak kunjungan belum sepenuhnya usai. Akhir pekan mendatang, menurutnya, akan kembali dipadati wisatawan.
Tak jauh dari tempatnya berdiri, suara mesin perahu banana boat meraung, menarik sekelompok wisatawan yang bersiap menantang ombak. Dengan tarif Rp250 ribu untuk enam orang, wahana ini menjadi salah satu favorit.
“Kalau dihitung per orang masih cukup terjangkau,” tambah Andi.
Berita Terkait
-
Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
-
Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
-
Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H
-
Tangis Haru di Alun-Alun Serang: Kisah Pemudik yang Akhirnya Pulang Berkat Mudik Gratis
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Sederhana dan Gemar Bercanda, Ini Sosok Mantan Wali Kota Serang Syafrudin di Mata Budi Rustandi
-
Kejari Tangsel Bongkar Dugaan Korupsi, Kepala Unit Jadi Tersangka
-
Gubernur Banten: 801 SMA hingga MA Swasta di Banten Kini Gratis
-
Usut Sungai Ciujung yang Hitam dan Bau, DLHK Banten Kantongi 3 Fokus Investigasi
-
Langgar 3 Ranah Hukum Sekaligus, Kementerian LH Gugat Produsen Oli Bekas di Tangerang