- BMKG merilis daftar 20 wilayah terpanas di Indonesia sejak Rabu, 18 Maret 2026, dengan Banten mendominasi sepuluh besar.
- Peningkatan suhu signifikan di Banten dipicu posisi semu matahari, minim tutupan awan, dan efek pulau panas perkotaan.
- Masyarakat diimbau waspada terhadap dampak kesehatan serius akibat suhu ekstrem, termasuk risiko dehidrasi dan sengatan panas.
SuaraBanten.id - Gelombang panas ekstrem tengah menyergap sebagian wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis daftar 20 wilayah dengan suhu udara terpanas di Indonesia sejak Rabu, 18 Maret 2026.
Dari daftar yang mengkhawatirkan tersebut, Provinsi Banten menjadi salah satu daerah yang mendominasi, dengan sejumlah wilayahnya masuk dalam 10 besar titik terpanas.
Kondisi ini memicu kekhawatiran serius terhadap kesehatan masyarakat dan lingkungan, mengingat suhu panas ekstrem dapat membawa berbagai risiko.
Berdasarkan informasi yang dipublikasikan BMKG, beberapa titik pengamatan suhu di Banten mencatatkan suhu tertinggi dibandingkan wilayah lain di Indonesia.
Hal ini mengindikasikan adanya peningkatan suhu udara yang cukup signifikan dalam beberapa waktu terakhir di kawasan tersebut.
Adapun wilayah di Banten yang masuk dalam daftar suhu terpanas, di antaranya adalah:
- BMKG Wilayah II Ciputat, Tangerang Selatan
- Stasiun Klimatologi (Stakim) Banten di Tangerang
- Stasiun Meteorologi Maritim Serang di Kota Serang
- Stasiun Meteorologi Budiarto Curug di Tangerang
Dominasi wilayah Banten dalam daftar ini menunjukkan adanya fenomena peningkatan suhu yang cukup signifikan, khususnya di kawasan perkotaan dan pesisir, yang menjadi pusat aktivitas penduduk.
BMKG menjelaskan bahwa kondisi suhu panas ini dipengaruhi oleh beberapa faktor kombinasi:
Posisi Semu Matahari: Saat ini, posisi semu matahari berada di sekitar wilayah ekuator, menyebabkan intensitas radiasi matahari yang diterima Bumi menjadi lebih tinggi.
Baca Juga: Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
Minimnya Tutupan Awan: Curah hujan yang berkurang dan dominasi cuaca cerah dalam beberapa hari terakhir membuat penyinaran matahari langsung ke permukaan bumi lebih optimal.
Urban Heat Island: Fenomena peningkatan suhu di wilayah perkotaan akibat aktivitas manusia (bangunan, aspal, emisi kendaraan, kurangnya vegetasi) turut berkontribusi terhadap tingginya suhu di sejumlah daerah padat penduduk.
Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap dampak serius dari suhu panas ekstrem, seperti dehidrasi, kelelahan akibat panas hingga risiko heatstroke yang mengancam jiwa. [Antara].
Berita Terkait
-
Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H
-
Tangis Haru di Alun-Alun Serang: Kisah Pemudik yang Akhirnya Pulang Berkat Mudik Gratis
-
Lawan Arus Mudik Modern: Kisah Veri Kayuh Sepeda dari Tangerang ke Palembang
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Miras Oplosan Tewaskan 4 Orang di Cianjur, 2 Korban Masih Kritis
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
Terkini
-
Banten Jadi Tuan Rumah Latihan Militer 19 Negara
-
Konflik Pembubaran Ibadah GKPI Rajeg Berakhir Damai, Warga Minta Maaf Secara Terbuka
-
Kekeringan di Tangsel Semakin Meluas hingga 30 Titik, 3.423 Jiwa Terdampak
-
Pengelola TPST Abu & Co Terancam Sanksi Pidana Jika Terbukti Cemari Sungai Cisadane
-
10 Hari Beroperasi, Gubernur Banten Puji Solidaritas Relawan Pencarian 5 Jurnalis di Selat Sunda