Andi Ahmad S
Rabu, 25 Maret 2026 | 12:17 WIB
Ilustrasi papan selancar atau Kisah Andi di Pantai Anyer: Mengais Rezeki dari Papan Seluncur Saat Musim Libur Lebaran. (Pixabay/Free-Photos)
Baca 10 detik
  • Pantai Anyar, Serang, Banten ramai dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran untuk rekreasi dan melepas penat.
  • Pelaku usaha lokal seperti Andi mengalami peningkatan pendapatan signifikan, mencapai Rp500 ribu per hari dari persewaan papan seluncur.
  • Keramaian Lebaran tahun ini dinilai lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya karena kondisi cuaca yang bersahabat dan tanpa pembatasan.

Namun, aktivitas di pantai tidak sepenuhnya berada dalam kendali manusia. Alam tetap menjadi penentu utama. Pagi itu, air laut sudah naik lebih cepat dari biasanya.

“Tadi pagi sekitar jam delapan air sudah naik sampai bibir pantai, meski di laut tidak terlalu dalam,” ucapnya.

Kondisi cuaca yang bersahabat tahun ini menjadi berkah tersendiri. Hal itu juga dirasakan Subhan, penyedia jasa lainnya yang sudah beberapa tahun menggantungkan penghasilan dari keramaian pantai.

Menurutnya, Lebaran kali ini jauh lebih ramai dibanding tahun sebelumnya. Ia masih mengingat bagaimana gelombang tinggi dan cuaca buruk sempat membuat pengunjung enggan datang.

“Tahun ini lebih ramai karena cuacanya bagus dan tidak ada pembatasan pengunjung,” ujar Subhan.

Di tengah hiruk pikuk wisatawan, para pelaku usaha kecil seperti Andi dan Subhan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari denyut ekonomi pesisir. Mereka hidup dari musim, berharap pada cuaca, dan menggantungkan harapan pada setiap langkah kaki wisatawan yang menjejakkan pasir.

Lebaran mungkin hanya datang setahun sekali, tetapi harapan mereka sederhana—agar keramaian tak hanya singgah sesaat.

“Semoga tidak hanya Lebaran saja yang ramai,” kata Andi.

Baca Juga: Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten

Load More