- Pantai Anyar, Serang, Banten ramai dikunjungi wisatawan selama libur Lebaran untuk rekreasi dan melepas penat.
- Pelaku usaha lokal seperti Andi mengalami peningkatan pendapatan signifikan, mencapai Rp500 ribu per hari dari persewaan papan seluncur.
- Keramaian Lebaran tahun ini dinilai lebih tinggi dibandingkan tahun sebelumnya karena kondisi cuaca yang bersahabat dan tanpa pembatasan.
Namun, aktivitas di pantai tidak sepenuhnya berada dalam kendali manusia. Alam tetap menjadi penentu utama. Pagi itu, air laut sudah naik lebih cepat dari biasanya.
“Tadi pagi sekitar jam delapan air sudah naik sampai bibir pantai, meski di laut tidak terlalu dalam,” ucapnya.
Kondisi cuaca yang bersahabat tahun ini menjadi berkah tersendiri. Hal itu juga dirasakan Subhan, penyedia jasa lainnya yang sudah beberapa tahun menggantungkan penghasilan dari keramaian pantai.
Menurutnya, Lebaran kali ini jauh lebih ramai dibanding tahun sebelumnya. Ia masih mengingat bagaimana gelombang tinggi dan cuaca buruk sempat membuat pengunjung enggan datang.
“Tahun ini lebih ramai karena cuacanya bagus dan tidak ada pembatasan pengunjung,” ujar Subhan.
Di tengah hiruk pikuk wisatawan, para pelaku usaha kecil seperti Andi dan Subhan menjadi bagian yang tak terpisahkan dari denyut ekonomi pesisir. Mereka hidup dari musim, berharap pada cuaca, dan menggantungkan harapan pada setiap langkah kaki wisatawan yang menjejakkan pasir.
Lebaran mungkin hanya datang setahun sekali, tetapi harapan mereka sederhana—agar keramaian tak hanya singgah sesaat.
“Semoga tidak hanya Lebaran saja yang ramai,” kata Andi.
Baca Juga: Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
Berita Terkait
-
Niat Kejar Bola ke Tengah Laut, Pemuda Asal Tapos Depok Hilang di Pulo Manuk Banten
-
Waspada! Banten Dominasi Daftar 10 Wilayah Terpanas di Indonesia Versi BMKG
-
Muhammadiyah Lebak Lebaran Lebih Awal, Cek 5 Titik Lokasi Shalat Id di Rangkasbitung dan Sekitarnya
-
Warga Tangerang Catat! Ini Daftar Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah 1447 H
-
Tangis Haru di Alun-Alun Serang: Kisah Pemudik yang Akhirnya Pulang Berkat Mudik Gratis
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Kakak Surakman Tak Kuasa Menahan Tangis, Jenazah Akan Dimakamkan di Samping Makam Istri
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman