- Pertamina Patra Niaga menyiapkan pola distribusi berlapis RAE untuk mengatasi prediksi lonjakan konsumsi BBM saat mudik Lebaran 2026.
- Mereka mengerahkan 11 mobil tangki kantong dan 13 tim motoris BBM untuk suplai darurat di titik kemacetan rawan.
- Koordinasi dengan kepolisian dan Dishub dilakukan agar mobil tangki prioritas mendapat akses jalur saat terjadi kemacetan total.
SuaraBanten.id - Lonjakan kendaraan pada arus mudik Lebaran 2026 diprediksi meningkat cukup signifikan. Jumlah kendaraan yang bakal melintasi jalur Banten diprediksi mencapai 3,6 juta kendaraan.
Menghadapi lonjakan kendaraan tersebut, PT Pertamina Patra Niaga menjamin ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak atau BBM. Mereka menyiapkan langkah antisipasi menghadapi situasi darurat BBM di Banten.
Langkah tersebut dibuat untuk menghadapi sekenario terburuk dari lonjakan konsumsi BBM hingga kemacetan total yang melumpuhkan.
Fuel Terminal Manager Tanjung Gerem, Muhammad Sori memastikan mereka memiliki pola distribusi berlapis yang siap diaktifkan kapan saja.
"Jika terjadi lonjakan konsumsi di atas rata-rata harian, kami menerapkan pola RAE atau Regular, Alternative, Emergency, dengan pengalihan suplai secara estafet dari Integrated Terminal Jakarta menuju SPBU wilayah Tangerang hingga ke Cikampek dan Balongan," kata di seela-sela zoom metting persapan arus mudik Lebaran 2026.
Kata Muhammad Sori, Skema RAE ini memastikan bahwa jika satu terminal pemasok mengalami tekanan, terminal lain akan secara otomatis mengambil alih, menjaga rantai pasok tetap berjalan tanpa putus.
Pertamina yang juga sadar masalah utama saat mudik bukanlah ketersediaan di SPBU, melainkan kemampuan pemudik untuk menjangkau SPBU di tengah kemacetan. Mereka bahkan mengerahkan 'pasukan tempur' di titik-titik rawan.
Muhammad Sori, mengungkapkan, sebanyak 11 Mobil Tangki Standby atau SPBU Kantong akan disiagakan. Mobil-mobil tangki ini akan disiagakan di sejumlah titik rawan kepadatan seperti jalur tol KM 43 dan KM 71, serta kawasan wisata Anyer dan Carita berfungsi sebagai SPBU darurat.
Sementara 13 Tim Motoris BBMyakni armada motoris Pertamina Delivery Service (PDS) disiagakan untuk membantu pemudik yang kehabisan BBM di tengah perjalanan. Tim ini akan menjadi 'penyelamat' yang mampu menembus kemacetan untuk menjangkau kendaraan yang mogok.
Baca Juga: Kabar Gembira Bagi Pemudik Sumatera! Pasokan BBM di Jalur Banten Dijamin Aman dan Terkendali
Ini adalah langkah krusial untuk memastikan 'jurus' pertama dan kedua bisa berjalan. Apa artinya stok melimpah jika mobil tangki pengangkutnya terjebak macet?
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional JBB, Susanto August Satria, menegaskan mereka telah menjalin koordinasi tingkat tinggi.
"Kami berkoordinasi dengan kepolisian dan Dinas Perhubungan agar mobil tangki dapat memperoleh prioritas akses jika terjadi kemacetan total di jalur utama mudik," jelasnya.
Dengan pengawalan dan prioritas jalur ini, mobil tangki diharapkan bisa tetap bergerak untuk mengisi ulang SPBU atau SPBU Kantong yang mulai menipis.
Dengan berbagai upaya antisipatif ini, Pertamina secara tegas meminta masyarakat untuk tidak panik. Lonjakan konsumsi BBM jenis gasoline sebesar 9,6 persen sudah diproyeksikan dan diantisipasi.
"Kami mengimbau masyarakat tidak melakukan panic buying karena stok BBM dipastikan aman dan distribusi akan terus kami jaga selama masa mudik dan balik Lebaran," pungkas Satria.
Berita Terkait
-
Kabar Gembira Bagi Pemudik Sumatera! Pasokan BBM di Jalur Banten Dijamin Aman dan Terkendali
-
7 Fakta Panas di Balik Gembok Rumah Aspirasi Bupati Lebak: Intrik Keluarga atau Politik?
-
Mantan Bupati Lebak Tutup Rumah Aspirasi Hasbi Jayabaya, Ada Apa?
-
6 Fakta Panas Sidang Perdana Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang: Kursi Pejabat Kosong Melompong
-
Ojek Pangkalan vs Penguasa: Gugatan Al Amin Terhadap Gubernur Banten dan Bupati Pandeglang Dimulai
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
Pemilik Kendaraan Listrik di Banten Merapat! Simak 4 Poin Penting Kebijakan Bebas Pajak
-
Datangi Gubernur, Ribuan Warga Badui Desak Kelestarian Hutan Lindung Banten Tetap Terjaga
-
Warga Banten Pemilik Mobil Listrik Bebas Pajak, Ini Penjelasan Wagub Dimyati
-
Momen Wali Kota Cilegon Bareng Ebiet G. Ade Iringi Refleksi HUT ke-27 Cilegon
-
Pemuda di Cikeusal Rudapaksa Siswi SD dan Paksa Korban Curi Emas Orang Tua Lewat Ancaman Video