- Pencemaran kali di Serpong disebabkan kebakaran gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di Taman Tekno.
- Cairan kimia terbawa air saat petugas pemadam melakukan penyemprotan pada lokasi kebakaran gudang tersebut.
- Dampak pencemaran terlihat dari air kali berubah warna, berbau menyengat, dan ikan mati mengambang.
SuaraBanten.id - Misteri pencemaran aliran kali di Serpong, Kota Tangerang Selatan, yang sempat membuat geger warga dengan bau tak sedap dan air berbusa, kini mulai terkuak penyebabnya.
Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang Selatan menyebutkan bahwa dugaan cemaran tersebut berasal dari gudang penyimpanan bahan kimia pestisida di Taman Tekno, Kecamatan Setu, yang mengalami kebakaran.
Tragedi kebakaran limbah B3 ini tidak hanya menimbulkan kerusakan fisik, tetapi juga dampak lingkungan serius.
Kepala Seksi (Kasie) Pengendalian, Pencemaran dan Pengawasan Lingkungan (P3L) DLH Tangsel, Hadiman, menyampaikan bahwa hasil penelusuran lapangan menemukan adanya sumber pencemaran yang berasal dari cairan kimia.
"Iya dari cairan kimia di lokasi kebakaran," ucapnya, Senin (9/2/2026).
Menurut Hadiman, cairan kimia tersebut berasal dari gudang penyimpanan pestisida yang terbakar. Saat gudang itu dilalap api, sejumlah bahan kimia tersebut dilakukan penyemprotan oleh petugas Damkar dan kemudian tersebar ke bantaran kali.
"Akibatnya bahan cairan kimia terbawa arus hingga mengalir ke anak kali yang berwarna putih dengan aroma menyengat. Jadi dia (lokasi yang kebakaran) enggak ada produksi," terangnya.
Dampak dari pencemaran pestisida ini sangat nyata. Kondisi aliran kali mengalami perubahan warna dan berbau. Yang lebih memprihatinkan, ikan yang berada dalam aliran kali itu mengambang mati akibat terpapar cairan pestisida dari lokasi gudang penyimpanan yang kebakaran.
Warga setempat, seperti Nur (48), sebelumnya sudah mengeluhkan kondisi ini.
Baca Juga: Sungai di Serpong Berbusa dan Berbau Tajam, Diduga Tercemar Limbah Kimia Industri
"Baunya menyengat, tampak juga berbusa. Ini tidak tahu asalnya dari mana?" kata Nur.
Ia menyampaikan, aliran air yang tepat di jembatan anak Sungai Cisadane dekat perumahan Delatinos juga berubah warna dan berbusa.
"Bau kayak minyak tanah atau bensin gitu," ucap dia.
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kota Tangsel, Omay Komarudin, menyampaikan bahwa kondisi kebakaran di gudang" tersebut kini telah dapat tertangani.
"Untuk api sudah berhasil dipadamkan oleh petugas," tuturnya.
Berita Terkait
-
Sungai di Serpong Berbusa dan Berbau Tajam, Diduga Tercemar Limbah Kimia Industri
-
Liburan Asyik Dekat Jakarta! 4 Rekomendasi Wisata di Kota Tangerang dan Tangerang Selatan
-
Terbongkar di Sidang! Modus Pinjam Bendera dan Lahan Ilegal di Balik Korupsi Sampah Tangsel Rp21,6 M
-
Syarat Masuk Sampah Tangsel ke Cilowong: Warga Minta CSR Rp1 Miliar dan Ambulans
-
Tangsel Perketat Pengawasan Darurat Sampah, Pelanggar Berulang Terancam Denda Administratif
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
2 Anggota KPK Gadungan Tipu dan Sekap Lansia di Serpong
-
Hibah Rp800 Juta untuk DWP Tangsel Disorot, Dasar Hukum Pencairan Anggaran Dipertanyakan
-
Kota Serang Darurat Tenaga Pengajar, Puluhan SD dan SMP Kekurangan 300 Guru
-
Belum Memiliki Penasihat Hukum, Sidang Perdana Terdakwa Pembunuhan Anak Politisi Cilegon Ditunda
-
Jaksa Agung Lantik Puluhan Kajati dan Pejabat Eselon II, Ini Daftar Lengkap Posisi Barunya