- Wali Kota Robinsar dan Kapolres Cilegon sidak PT Vopak pada 31 Januari 2026 akibat dugaan kebocoran gas oranye pekat.
- Robinsar meminta manajemen perusahaan segera turun memastikan warga terdampak dan menjamin tindakan evaluasi penanganan ke depan.
- Pemkot Cilegon menerjunkan DLH dan Dinkes untuk investigasi pencemaran serta pemeriksaan kesehatan warga jika terbukti ada pelanggaran.
Robinsar pun menegaskan telah menurunkan tim DLH Kota Cilegon untuk memastikan kondisi di lapangan secara menyeluruh. Ia tidak menutup kemungkinan adanya human eror.
"Memang ada kemungkinan terjadi kesalahan, bisa jadi human error. Jika nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ada sanksi yang diberikan," tegasnya.
Robinsar pun secara tegas mengatakan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama. Ia meminta agar segera dipastikan apakah terdapat warga yang terdampak.
"Jika ada, maka harus segera ditangani dengan baik agar tidak menimbulkan dampak lanjutan," tegasnya.
Puluhan Warga Sesak Nafas, Pusing Hingga Mual
Sebelumnya diberitakan, puluhan warga Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon berbondong-bondong berobat ke Puskesmas Pulomerak pasca insiden kepulan asap atau gas di PT Vopak Indonesia, Sabtu 31 Januari 2026.
Dari 56 warga yang mendatangi Puskesmas Pulomerak, mereka mengeluhkan gejala mual, pusing dan sesak nafas pasca insiden dugaan tangki timbun PT Vopak Indonesia bocor.
Kepala Puskesmas Pulomerak, Novita Ginting menyebut banyak warga sekitar PT Vopak yang mendatangi Puskesmas Pulomerak untuk berobat pasca peristiwa kepulan gas atau asap berwarna oranye itu.
"Ya banyak, lebih dari biasanya. Ada 56 warga kalibaru wilayah terdekat (dengan PT Vopak), perbatasan Merak Gerogol berobat ke Puskesmas Pulomerak," katanya saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu 31 Januari 2026 malam melalui telpon.
Baca Juga: Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
Novita menuturkan jumlah warga yang berobat terdiri dari 10 laki-laki, 3 anak, dan 43 perempuan. Terkait penanganan yang diberikan, ia mengaku melayani pasien sesuai dengan gejala yang dikeluhkan, namun ia belum bisa memastikan apakah itu dampak dari kejadian di Vopak atau bukan.
"Meraka mengeluhkan pusing, mual, sesak nafas. Kami tangani sesuai gejala, namun belum bisa dipastikan itu karena asap (PT Vopak) atau tidak," jelasnya.
Lebih lanjut, Novita mengimbau masyarakat di sekitar PT Vopak yang sempat mengeluarkan asap atau gas oranye untuk waspada dan melakukan upaya antisipasi.
"Untuk saat ini masyarakat diimbau memakai masker dan boleh berobat ke Puskesmas Pulomerak atau Grogol jika merasakan gejala-gejala pusing, mual atau sesak nafas," pungkasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual
-
BREAKING NEWS! Tangki Timbun PT Vopak Indonesia Diduga Bocor, Kepulan Gas Oranye Membumbung Tinggi
-
Teken MoU dengan Pemkot Cilegon, Krakatau Steel Bahas Akses Pelabuhan Hingga KEK
-
Klaim Didukung Wagub, Robinsar Siap Tutup Tambang Ilegal di Cilegon
-
JLS Cilegon Jadi Sungai, Satu Mobil Sedan Hanyut Terbawa Arus Banjir Bandang
Terpopuler
- 5 Mobil Murah 3 Baris Under 1500cc tapi Jagoan Tanjakan: Irit Bensin dan Pajak Ramah Rakyat Jelata
- Promo Superindo 17 Maret 2026, Diskon sampai 50 Persen Buah, Minyak hingga Kue Lebaran
- Timur Tengah Memanas, Rencana Terbangkan Ribuan TNI ke Gaza Resmi Ditangguhkan
- 15 Tulisan Kata-kata Unik Mudik Lebaran, Lucu dan Relate untuk Anak Rantau
- Liburan Lebaran ke Luar Negeri Kini Lebih Praktis Tanpa Perlu Repot Tukar Uang
Pilihan
-
Hilal Tak Terlihat, Arab Saudi Tetapkan Idul Fitri 2026 Jatuh pada 20 Maret
-
Link Live Streaming Liverpool vs Galatasaray: Pantang Terpeleset The Reds!
-
Israel Klaim Tewaskan Menteri Intelijen Iran Esmaeil Khatib
-
Dipicu Korsleting Listrik, Kebakaran Kalideres Hanguskan 17 Bangunan
-
Bongkar Identitas dan Wajah Eksekutor Penyiram Air Keras Andrie Yunus, Polisi: Ini Bukan Hasil AI!
Terkini
-
Alasan Pemudik Sepeda Motor Pilih Perjalanan Malam Hari
-
Ratusan Sekolah di Cilegon Rusak, Robinsar-Fajar Target Perbaikan Rampung Dalam 4 Tahun
-
Waspada Puncak Arus Mudik Besok! 187 Ribu Orang Bakal Padati Bandara Soekarno-Hatta
-
Pemudik Asal Cilegon Kecelakaan di Tol Solo-Ngawi, Satu Orang Tewas
-
Bawa Menantu untuk Ibu: Kisah Haru Pengantin Baru Mudik Perdana ke Lampung