Hairul Alwan
Sabtu, 31 Januari 2026 | 21:35 WIB
Warga Link Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol berobat ke Puskesmas Pulomerak pasca dugaan tangki timbun PT Vopak Indonesia bocor dan mengeluarkan kepulan asap oranye, Sabtu 31 Januari 2026. [Dok Puskesmas Pulomerak]
Baca 10 detik
  • Puluhan warga Kalibaru Cilegon berobat di Puskesmas Pulomerak akibat insiden asap PT Vopak Indonesia, Sabtu 31 Januari 2026.
  • Sebanyak 59 warga mengeluhkan gejala seperti mual, pusing, dan sesak napas pasca kejadian dugaan kebocoran tangki timbun tersebut.
  • Puskesmas menangani pasien sesuai gejala dan mengimbau warga sekitar PT Vopak untuk waspada serta segera berobat jika sakit.

SuaraBanten.id - Puluhan warga Lingkungan Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon berbondong-bondong berobat ke Puskesmas Pulomerak pasca insiden kepulan asap atau gas di PT Vopak Indonesia, Sabtu 31 Januari 2026.

Dari 56 warga yang mendatangi Puskesmas Pulomerak, mereka mengeluhkan gejala mual, pusing dan sesak nafas pasca insiden dugaan tangki timbun PT Vopak Indonesia bocor.

Kepala Puskesmas Pulomerak, Novita Ginting menyebut banyak warga sekitar PT Vopak yang mendatangi Puskesmas Pulomerak untuk berobat pasca peristiwa kepulan gas atau asap berwarna oranye itu.

"Ya banyak, lebih dari biasanya. Ada 56 warga kalibaru wilayah terdekat (dengan PT Vopak), perbatasan Merak Gerogol berobat ke Puskesmas Pulomerak," katanya saat dikonfirmasi Suara.com, Sabtu 31 Januari 2026 malam melalui telpon.

Novita menuturkan jumlah warga yang berobat terdiri dari 10 laki-laki, 3 anak, dan 43 perempuan. Terkait penanganan yang diberikan, ia mengaku melayani pasien sesuai dengan gejala yang dikeluhkan, namun ia belum bisa memastikan apakah itu dampak dari kejadian di Vopak atau bukan.

"Meraka mengeluhkan pusing, mual, sesak nafas. Kami tangani sesuai gejala, namun belum bisa dipastikan itu karena asap (PT Vopak) atau tidak," jelasnya.

Lebih lanjut, Novita mengimbau masyarakat di sekitar PT Vopak yang sempat mengeluarkan asap atau gas oranye untuk waspada dan melakukan upaya antisipasi.

"Untuk saat ini masyarakat diimbau memakai masker dan boleh berobat ke Puskesmas Pulomerak atau Grogol jika merasakan gejala-gejala pusing, mual atau sesak nafas," pungkasnya.

Dugaan Tangki Timbun PT Vopak Indonesia Bocor

Baca Juga: BREAKING NEWS! Tangki Timbun PT Vopak Indonesia Diduga Bocor, Kepulan Gas Oranye Membumbung Tinggi

Sebelumnya diberitakan,

Tangki timbun atau penyimpanan PT Vopak Indonesia di Link. Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon mengeluarkan asap atau gas pekat yang diduga bahan kimia HNO3.

Gas kimia berwarna oranye pekat dari tangki timbun PT Vopak itu diduga memiliki kandungan HN03 yang berbahaya jika terhirup dalam tubuh.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari masyarakat sekitar, dugaan kebocoran gas kimia dari tangki timbun milik PT Vopak Indonesia itu terjadi sekira pukul 13.00 WIB.

Informasi terkait dugaan tangki timbun PT Vopak Indonesia ini diketahui melalui unggahan video akun Instagram @ikhsanidol4.

Dalam video tersebut perekam video memperlihatkan penampakan area jalan raya di depan PT Vopak yang dipenuhi kepulan berwarna oranye.

Load More