Hairul Alwan
Sabtu, 31 Januari 2026 | 22:35 WIB
Wali Kota Cilegon, Robinsar (Kedua kiri) berbincang dengan manajemen PT Vopak Indonesia soal dugaan kebocoran tangki timbun, Sabtu 31 Januari 2026. [Istimewa]
Baca 10 detik
  • Wali Kota Robinsar dan Kapolres Cilegon sidak PT Vopak pada 31 Januari 2026 akibat dugaan kebocoran gas oranye pekat.
  • Robinsar meminta manajemen perusahaan segera turun memastikan warga terdampak dan menjamin tindakan evaluasi penanganan ke depan.
  • Pemkot Cilegon menerjunkan DLH dan Dinkes untuk investigasi pencemaran serta pemeriksaan kesehatan warga jika terbukti ada pelanggaran.

SuaraBanten.id - Wali Kota Cilegon, Robinsar dan Kapolres Cilegon, AKBP Martua Silitonga melakukan inspeksi mendadak usai dugaan tangki timbun PT Vopak Indonesia bocor hingga mengeluarkan asap atau gas berwarna oranye pekat, Sabtu 31 Januari 2026.

Robinsar yang mendatangi PT Vopak yang berada di Link Kalibaru, Kelurahan Gerem, Kecamatan Grogol, Kota Cilegon itu mengaku kurang puas dengan respon menajeman perusahaan.

"Ini saya juga sangat menyayangkan nih respon dari manajemen PT Vopak," katanya melalui rilis yang diterima Suara.com, Sabtu 31 Januari 2026.

Robinsar meminta manajemen PT Vopak segera turun ke lingkungan terdampak agar tidak ada masyarakat yang menjadi korban atas dugaan kebocoran gas tersebut.

"Saya minta Vopak segera turun, memastikan tidak ada warga kami terdampak, supaya segera ada tindakan juga, dan ini harus menjadi evaluasi juga ke depan apa langkah-langkahnya," ujarnya.

Orang nomor satu di Kota Cilegon itu juga mengaku telah menerjunkan jajarannya dari Dinas Lingkungan Hidup atau DLH Kota Cilegon untuk memastikan kemungkinan pencemaran lingkungan yang terjadi.

"Kami akan menerjunkan juga tim dari LH untuk memastikan SOP nya, kalau ada kesalahan atau mungkin ada human error, kalau ada sanksi kita akan keluarkan sanksi itu," tegasnya.

Mesti telah mendapat kepastian dari pihak manajemen PT Vopak sudah tidak ada reaksi apa pun dari kebocoran gas itu, Robinsar meminta agar tetap ada tindakan penanganan kepada masyarakat sekitar.

"Dari Vopak segera turun, didata masyarakat saya yang terdampak dan itu menjadi evaluasi ke depan, kita juga suruh tim LH turun untuk memastikan itu semua," tuturnya.

Baca Juga: Puluhan Warga Sekitar PT Vopak Keluhkan Sesak Nafas, Pusing dan Mual

Dalam kesempatan itu, Robinsar menyebut kedatangannya merupakan respons cepat pemerintah daerah dan unsur terkait dalam menjamin keselamatan masyarakat.

"Bersama Bapak Kapolres dan unsur forkopimda, kami turun langsung ke lapangan untuk memastikan kondisi terkini di PT Vopak," papar politisi Partai Golkar itu.

Robinsar memastikan asap berwarna oraye sudah tidak terjadi lagi. Pihak PT Vopak telah melakukan langkah-langkah mitigasi untuk menangani kejadian tersebut.

"Informasi terbaru, kejadian asap kuning sudah tidak terjadi lagi. Tim PT Vopak telah melakukan langkah mitigasi atas kejadian tersebut," ujarnya.

Meski kondisi dinyatakan terkendali, Pemkot Cilegon tetap melakukan tindak lanjut. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon akan segera melakukan pengecekan lebih lanjut, termasuk penelusuran kronologi kejadian serta pengujian kualitas udara ambien di sekitar lokasi.

"Selailn itu, Dinas Kesehatan Kota Cilegon juga diterjunkan ke lapangan untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan kesehatan terhadap warga yang terdampak," jelas Robinsar.

Load More