Melalui pembedahan karakter di Tabel 4.4, terlihat bahwa tema besar cerita ini adalah tentang penerimaan diri dan kepedulian. Sifat "Bijaksana" Ayah dan "Sabar" Ibu memberikan pesan kepada siswa bahwa menghadapi tantangan (seperti alergi) menjadi lebih mudah dengan komunikasi yang baik dan dukungan keluarga.
Kesimpulan utama dari tugas ini adalah siswa tidak hanya diminta menebak sifat tokoh, tetapi wajib menemukan bukti tekstual. Baik itu melalui dialog (apa yang diucapkan tokoh), tindakan (apa yang dilakukan tokoh), maupun deskripsi langsung dari penulis. Hal ini melatih kemampuan literasi tingkat tinggi (analisis).
Lingkungan Terdekat (Orang Tua & Teman) sebagai sistem pendukung (support system) yang empatik, tidak menghakimi, dan akomodatif terhadap keterbatasan orang lain.
SuaraBanten.id - Memasuki Bab 4 dalam buku paket Bahasa Indonesia Kelas 8 SMP Kurikulum Merdeka yang bertajuk "Mengulas Karya Fiksi", siswa diajak untuk menyelami kedalaman cerita, bukan sekadar membacanya.
Salah satu kompetensi dasar yang krusial adalah kemampuan membedah karakter atau penokohan.
Tepatnya pada halaman 124, terdapat tugas Kegiatan 4 Mencermati Sifat Tokoh dalam Karya Fiksi. Siswa diminta untuk mengisi Tabel 4.4 berdasarkan cerita pendek (cerpen) berjudul "Parki dan Alergi Telur" (atau teks fiksi lain yang relevan sesuai edisi buku).
Tugas ini seringkali menjadi tantangan tersendiri karena siswa harus mencari bukti tekstual yang mendukung sifat tokoh tersebut.
Kunci Jawaban Tabel 4.4 Halaman 124
Berikut adalah referensi jawaban untuk mengisi tabel sifat tokoh dalam cerita "Parki dan Alergi Telur". Pastikan siswa membaca teks aslinya terlebih dahulu agar memahami konteksnya.
1. Tokoh: Parki
Sifat Tokoh: Teliti dan Kritis.
Tindakan/Kalimat Penulis: Parki selalu memeriksa label kemasan makanan sebelum memakannya untuk memastikan tidak ada kandungan telur. Ia juga bertanya detail kepada ibunya.
Baca Juga: Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 100 Kurikulum Merdeka
2. Tokoh: Ibu Parki
Sifat Tokoh: Perhatian dan Sabar.
Tindakan/Kalimat Penulis: Ibu selalu menyiapkan makanan khusus untuk Parki dan menjawab pertanyaan Parki dengan lembut, tidak pernah merasa terganggu dengan kehati-hatian anaknya.
3. Tokoh: Ayah Parki
Sifat Tokoh: Bijaksana dan Suportif.
Tindakan/Kalimat Penulis: Ayah mendukung kebiasaan Parki dan memberikan pengertian bahwa alergi bukanlah halangan untuk tetap sehat dan beraktivitas.
Berita Terkait
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 9 Halaman 100 Kurikulum Merdeka
-
Kunci Jawaban IPS Kelas 8 Halaman 23: Bedah Peta Kekayaan Harta Karun Tambang Indonesia
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 5 Halaman 112: Bedah Tuntas Singkatan dan Akronim
-
Kenaikan Insentif Guru Honorer Cuma Rp100 Ribu, Mendikdasmen Panen Cibiran
-
Bukan Sekadar Cat: 'Sekolah Terang, Tangerang Cerdas' PIK2 Sulap Harapan Jadi Kenyataan
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
Pilihan
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
-
'Kalau Semua Diam, Siapa yang Akan Bicara?' Alasan Zaskia Adya Mecca Dukung Aksi Mahasiswa
-
Silakan Tabrak Kami! Polisi Tantang Massa Mahasiswa UI yang Nekat ke Bundaran HI
Terkini
-
Pelanggaran Fatal Terungkap! 6 Fakta di Balik Penangguhan 41 Dapur Makan Bergizi Gratis di Tangsel
-
Pemkot Tangsel Terjunkan Satgas Percepatan MBG untuk Berantas SPPG Bandel
-
41 SPPG di Kota Tangsel Kena Suspend, Dari Menu MBG Tak Layak Konsumsi hingga Manipulasi Harga
-
Nasib Guru Ngaji, Marbot dan Pemandi Jenazah di Serang: Insentif Tertahan Sejak 2025
-
Lawan Hoaks! Siswa MA Al-IAnah Cilegon Diminta Jadi Garda Terdepan di Media Sosial