Andi Ahmad S
Senin, 19 Januari 2026 | 18:16 WIB
Kondisi badan pesawat ATR42-500 di lereng Gunung Bulusaraung [SuaraSulsel.id/Basarnas]
Baca 10 detik
  • Kehilangan Sosok Profesional Berdedikasi Tragedi di Gunung Bulusaraung ini mengakibatkan gugurnya 10 orang, termasuk Capt. Andy Dahananto, seorang pilot senior asal Tigaraksa yang dipandang sebagai salah satu putra daerah terbaik dan representasi profesionalisme warga Kabupaten Tangerang.

  • Komitmen Dukungan Pemerintah Daerah Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Wakil Bupati Intan Nurul Hikmah menyatakan siap memberikan pendampingan penuh, terutama kemudahan dalam pengurusan administrasi dan birokrasi bagi keluarga korban yang ditinggalkan.

  • Progres Operasi SAR yang Menantang Hingga hari kedua operasi, Tim SAR Gabungan baru menemukan serpihan pesawat dan satu jenazah di medan terjal. Proses identifikasi masih terus berjalan, sementara pemerintah menekankan pentingnya penguatan aspek keselamatan transportasi udara sebagai bahan evaluasi ke depan.

SuaraBanten.id - Duka mendalam akibat jatuhnya pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, tidak hanya dirasakan oleh keluarga korban, tetapi juga seluruh masyarakat Kabupaten Tangerang.

Tragedi yang terjadi pada Sabtu (17/1) ini merenggut salah satu putra daerah terbaik, Capt. Andy Dahananto, seorang pilot senior yang dikenal berdedikasi tinggi.

Merespons musibah ini, Pemerintah Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten, bergerak cepat untuk memberikan dukungan moral maupun teknis bagi keluarga yang ditinggalkan.

Wakil Bupati (Wabup) Tangerang, Intan Nurul Hikmah, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak akan membiarkan warganya menghadapi masa sulit ini sendirian.

Wabup Intan memastikan bahwa Pemkab Tangerang siap membantu segala urusan dan kebutuhan keluarga Capt. Andy Dahananto, terutama yang berkaitan dengan birokrasi pemerintahan.

"Mudah-mudahan nanti bila ada kebutuhan (keluarga) soal administrasi dan lain sebagainya, kami siap bantu. Tinggal koordinasi dengan pemda," kata Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah, dilansir dari Antara.

Bagi Intan, Capt. Andy bukan sekadar pilot, melainkan representasi profesionalisme warga Tangerang di kancah nasional. Kepergiannya merupakan kehilangan besar bagi komunitas Tigaraksa dan sekitarnya.

"Kami turut berduka atas berpulangnya Kapten Andy Dahananto, putra daerah Kabupaten Tangerang, yang mengabdikan hidupnya pada profesi dengan penuh tanggung jawab," ucapnya.

Intan mendoakan agar proses pencarian dan identifikasi para korban bisa berjalan lancar. Meski hingga Senin siang jenazah sang kapten belum teridentifikasi, harapan akan kabar baik tetap dipanjatkan.

Baca Juga: Mengenang Capt. Andy Dahananto: Dikenal Ramah dan Sosialis di Mata Warga Tigaraksa

"Saya doakan saja yang terbaik, karena sampai saat ini kan belum ditemukan jenazahnya, dan semoga keluarga diberikan kesabaran dan bahan," ujarnya.

Pemerintah daerah berharap agar proses penanganan di lapangan, termasuk pencarian, evakuasi, dan identifikasi korban, dapat berjalan cepat dan optimal oleh seluruh unsur yang terlibat.

Pada hari kedua operasi SAR, tim gabungan telah menemukan sejumlah serpihan pesawat serta satu jenazah korban yang belum teridentifikasi identitasnya di lokasi kejadian.

Peristiwa ini juga menjadi alarm bagi semua pihak. Wabup Intan menegaskan peristiwa tersebut menjadi perhatian bersama terkait pentingnya penguatan aspek keselamatan transportasi udara.

"Pemkab Tangerang mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendoakan para korban serta memberikan dukungan kepada keluarga yang terdampak atas musibah tersebut," kata dia.

Berdasarkan data manifes, pesawat nahas tersebut membawa total 10 orang. Berikut adalah rinciannya:

Load More