-
Pencurian 200 kg limbah besi terkontaminasi radioaktif Cs-137 dari PT PMT Cikande diungkap, dengan 4 pelaku (termasuk sekuriti dan penadah) berhasil ditangkap polisi.
-
Limbah radioaktif Cs-137 curian dari PT PMT dijual Rp5.000/kg ke lapak barang bekas. Lokasi penadah disterilisasi karena kadar radioaktif tinggi.
-
Kejahatan ini membahayakan masyarakat. Semua limbah telah diamankan kembali, dan masyarakat diimbau tidak memindahkan zat radioaktif tanpa izin resmi.
SuaraBanten.id - Kabar mengejutkan dan mengerikan datang dari Kawasan Industri Modern Cikande, Kabupaten Serang, Banten. Bukan sekadar kasus pencurian biasa, kali ini objek yang digondol maling adalah 200 kilogram limbah besi yang terkontaminasi zat radioaktif Cesium-137 (Cs-137).
Insiden ini sontak memicu kekhawatiran publik mengingat bahaya paparan radiasi yang tidak terlihat namun mematikan bagi kesehatan di kawasan Serang.
Polres Serang bergerak cepat menangani kasus yang mempertaruhkan keselamatan warga ini. Pada Rabu (10/12/2025), pihak kepolisian mengonfirmasi telah menangkap empat orang tersangka yang terlibat dalam sindikat pencurian barang berbahaya tersebut.
Kasus ini terungkap berkat laporan masyarakat dan penyelidikan intensif kepolisian. Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, menjelaskan bahwa pencurian ini melibatkan orang dalam.
Dua dari empat pelaku yang ditangkap adalah petugas keamanan (sekuriti) di PT Peter Metal Technology (PMT), lokasi penyimpanan limbah tersebut.
Para pelaku yang diamankan adalah RO (26) sebagai eksekutor utama, SA dan MZ (sekuriti PT PMT), serta SM (29) warga Madura yang berperan sebagai penadah. Ironisnya, akses masuk untuk mengambil barang berbahaya ini dibuka lebar oleh mereka yang seharusnya menjaganya.
"Tim Opsnal Unit Reskrim Polsek Cikande melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil menangkap para pelaku. Total ada 4 pelaku yang ditangkap," ungkap AKBP Condro Sasongko kepada awak media, Rabu (10/12/2025).
Penangkapan bermula dari diciduknya RO di Desa Mander, Kecamatan Bandung, pada Senin (8/12/2025). Dari nyanyian RO, polisi akhirnya menyeret dua sekuriti yang terlibat.
"Dari keterangan RO, kita turut menangkap 2 sekuriti PT PMT yakni SA dan MZ. Kedua sekuriti itu diduga kuat membantu proses pencurian dengan memfasilitasi akses RO keluar masuk area penyimpanan limbah besi terkontaminasi radioaktif Cs-137," jelas Condro.
Baca Juga: Pantai Anyer hingga Cinangka Dipastikan Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru
Fakta yang paling membuat geleng kepala adalah harga jual limbah tersebut. Besi tua yang menyimpan potensi radiasi tinggi itu dijual ke lapak barang bekas hanya seharga Rp5.000 per kilogram.
Nilai yang sangat kecil jika dibandingkan dengan risiko kesehatan jangka panjang seperti kanker atau kerusakan jaringan tubuh yang mengintai para pelaku dan masyarakat sekitar.
"Kita mengamankan seorang penadah berinisial SM. Karena limbah besi hasil curian itu dijual ke lapaknya SM ini. Dijual sekitar Rp5.000 per kilogram," ujar Condro.
Mengingat tingkat bahaya dari barang bukti tersebut, Polres Serang tidak bekerja sendirian. Mereka menggandeng Tim KBRN (Kimia, Biologi, Radioaktif, dan Nuklir) Detasemen Gegana Satbrimob Polda Banten. Langkah ini diambil untuk memastikan tidak ada sisa radiasi yang menyebar di lapak penadah milik SM.
"Pemeriksaan dilakukan mengingat bahan yang dicuri merupakan limbah yang terkontaminasi Cs-137. Dan hasil pemeriksaan menunjukkan beberapa jenis limbah memiliki tingkat radiasi yang terdeteksi oleh alat," tegas Condro.
Polisi menegaskan bahwa kasus ini masuk kategori kejahatan luar biasa karena dampaknya terhadap lingkungan dan kesehatan publik.
Berita Terkait
-
Pantai Anyer hingga Cinangka Dipastikan Aman Dikunjungi Saat Libur Nataru
-
Tok! Mahasiswa Untirta Perusak Pos Polisi Divonis 3 Bulan Penjara
-
Sopir Taksi Online Ditemukan Tewas Terikat di Jembatan Cimake Serang Banten
-
Status Ibukota Banten 'Absurd', Wali Kota Serang Ambil Langkah Berani
-
Pedagang Es Keliling di Banten Rudapaksa 2 Anak Tiri, Aksi Bejat Terbongkar Saat Istri Bekerja
Terpopuler
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- 4 Pilihan HP OPPO 5G Terbaik 2026 dengan RAM Besar dan Kamera Berkualitas
- Bojan Hodak Beberkan Posisi Pemain Baru Persib Bandung
- 57 Kode Redeem FF Terbaru 25 Januari 2026: Ada Skin Tinju Jujutsu & Scar Shadow
- Apa itu Whip Pink? Tabung Whipped Cream yang Disebut 'Laughing Gas' Jika Disalahgunakan
Pilihan
-
Sah! Komisi XI DPR Pilih Keponakan Prabowo Jadi Deputi Gubernur BI
-
Hasil Akhir ASEAN Para Games 2025: Raih 135 Emas, Indonesia Kunci Posisi Runner-up
-
5 Rekomendasi HP 5G Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp1 Jutaan!
-
Promo Suuegeerr Alfamart Jelang Ramadan: Tebus Minuman Segar Cuma Rp2.500
-
Menilik Survei Harvard-Gallup: Bahagia di Atas Kertas atau Sekadar Daya Tahan?
Terkini
-
BRI Soroti Besarnya Potensi Fintech Indonesia di Forum WEF Davos 2026
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 112 Kurikulum Merdeka
-
Harga Gula Aren Lebak Mulai Meroket Jelang Ramadan 2026, Omzet Pedagang Tembus Rp30 Juta Sehari
-
WEF Davos 2026, Dirut BRI Tegaskan UMKM Pilar Keuangan Berkelanjutan Global
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Halaman 124 Kurikulum Merdeka