-
Armani, guru berdedikasi, mengajar seorang diri selama 17 tahun di SD Sorongan 2 Banten dengan kondisi bangunan seadanya dan akses jalan sangat sulit.
-
Demi mengajar, Armani rela menempuh perjalanan motor hampir 2 jam dan berjalan kaki 3 km. Ia mengajar 24 siswa di satu ruang kelas.
-
Meskipun pernah hanya digaji Rp150.000 dari dana BOS, semangat Armani tetap tinggi didorong antusiasme siswa. Ia kini berstatus guru PPPK.
"Ya kalau misalnya hari ini pelajarannya matematika, jadi semua (siswa) belajar matematik, tapi tingkatannya beda-beda sesuai kelasnya masing-masing," ungkapnya.
Untuk itu, Armani berharap pemerintah daerah maupun pemerintah pusat lebih peduli terhadap kondisi sekolah yang berada di wilayah pelosok, terutama untuk memperhatikan keadaan bangunan dan tenaga pengajar.
"Kalau ada pembangunan, semoga yang pelosok dulu diprioritaskan. Anak-anak di si i punya semangat yang sama seperti di kota, cuma sekolah yang tidak memadai," tandasnya.
Kontributor : Yandi Sofyan
Berita Terkait
-
4 Rekomendasi Wisata Pandeglang Banten untuk Family Time Akhir Tahun
-
Bukan Sekadar Cat: 'Sekolah Terang, Tangerang Cerdas' PIK2 Sulap Harapan Jadi Kenyataan
-
17 Tahun Mengabdi di Pelosok Pandeglang: Kisah Armani, 'Oemar Bakri' Nyata
-
Gizi Siswa Terancam? Penyaluran MBG di Pandeglang Disetop, BGN Ungkap Alasan Mengejutkan
-
Dari Sekolah Roboh hingga Bus Pelajar, ASGPIK 2 Hadirkan Harapan Baru untuk Pendidikan Tangerang
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
Pilihan
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
-
MBG Makan Korban Lagi, Siswa SD Lampung Meninggal Tersedak Menu Kelengkeng
Terkini
-
Teridentifikasi via DNA, Jenazah ABK KM Arupadhatu 1 Diterbangkan dari Bengkulu Besok
-
Identitas ABK Terungkap Lewat Uji DNA, PFI Desak Basarnas Buka Lagi Pencarian 5 Jurnalis
-
BRI inFrame 2026 Kembali Hadir, Abadikan Wajah Ekonomi Kerakyatan Lewat Lensa Fotografi
-
Jejak Terakhir KM Arupadatu I, DNA Terdampar di Enggano Teridentifikasi sebagai Sukarman
-
Listrik 24 Jam Segera Hadir di Pulau Tunda Serang